Home RAGAM Kuliner Jelajah Kuliner Jadul di Kota Kembang

Jelajah Kuliner Jadul di Kota Kembang

0
SHARE

TokoYOUPOROSNEWS.COM – Mau makan enak gaya jadul alias jaman dulu di Bandung, wuihhh mantap…menjamurnya kafe dan resto dengan interior modern kadang membuat orang jenuh dan ingin mencari suasana yang lain. Bandung sebagai salah satu tempat tujuan wisata kuliner tentu saja tidak hanya punya kafe dan resto yang kekinian, di beberapa sudut juga terdapat toko dan warung yang mengusung konsep zaman dulu atau sering diistilahkan jaman dulu (jadul).

Ada Warung Talaga, 21 (Loro Siji), dan Toko You. Ketiga tempat makan ini memang sengaja mengusung konsep jadul untuk menjawab kerinduan orang-orang akan masa lalunya. Bukan hanya interior yang dibuat jadul, beberapa menu unggulan pun merupakan resep turun-temurun.

Tapi ternyata jadul yang ditawarkan ketiga tempat makan itu pun berbeda satu sama lain. Warung Talaga lebih mengedepankan konsep warung Sunda. Loro Siji (21) Cafe 7 Resto lebih menonjolkan warung Jawa, sedangkan Toko You mengusung konsep jadul bermenu Nusantara.

Di Warung Talaga, nuansa Sunda begitu kental. Ketika ada pengunjung datang, para pelayan langsung menyapa dengan ucapan yang artinya “tamu datang” .

Selain itu, ornamen berbentuk tulisan-tulisan berbahasa Sunda yang ditempel di tembok warung pun menambahkan kesan Sunda. Interior khas warung kampung dengan berbagai barang dagangan dan peralatan khas zaman dulu menjadi ciri khas dari warung yang sudah beroperasi sejak 29 Desember 2008 ini.

Berbagai menu rumahan yang membawa Anda ke masa lalu ditawarkan di sini. Ada lotek, nasi kampung talaga, tahu gejrot, tahu peureum beunta, tahu bodo, dan menu lainnya. Selain itu ada juga jajanan yang sudah jarang ditemui sekarang seperti kerupuk aci dan kerupuk hampos.

“Warung Talaga awalnya dibuka untuk memasarkan Tahu Talaga Yun Sen yang sudah diolah. Jadi memang kebanyakan produk kami itu menggunakan tahu. Tahu Talaga Yun Sen sendiri sudah ada sejak 1938,” kata Joeliana Fifi, pendiri Warung Talaga.

Dari banyak menu tahu yang ada, tahu bodo lah yang menjadi favorit para pengunjung. Menu dari campuran tahu talaga goreng dan ulekan cabai rawit domba, bawang, dan bumbu bodo ini punya cita rasa yang pedas dan gurih. Tingkat kepedasan bisa dipilih. Mulai dari cabai rawitnya tiga, hingga yang terbanyak 40 cabai. Menu ini ditawarkan mulai Rp 16.500 per porsi.

Berbeda dengan Warung Talaga yang sangat Sunda, 21 (Loro Siji) mengusung konsep jadul yang sangat Jawa. Konsep rumah joglo yang asri dengan ornamen foto-foto jadul menjadi ciri khas dari tempat makan yang dulunya hanya sebuah kantin ini.

“Ukirannya dari Solo semua dan ada perpaduan interior modern juga, Meski kami mengusung konsep seperti kafe, harga tetap kaki lima,” tutur Anton Syailendra, pemilik 21.

Tidak hanya interior saja yang jadul dan khas Jawa, menu makanannya pun seperti itu. Kebanyakan menu memang merupakan sajian khas daerah Solo, seperti tahu dan tempe bacem, nasi liwet, oseng waluh, garang asem, sate buntel, dan masih banyak menu rumahan khas jawa lainnya. Menu-menu di tempat ini terbilang terjangkau mulai dari Rp 1.000 hingga Rp 20.000.

Nasi liwet Solo menjadi menu andalan tempat makan ini. Nasi liwet yang disajikan dalam piring jadul diberi suiran ayam, waluh, dan telur pindang. Rasa gurih manis khas jawa sangat dominan. Harga yang ditawarkan untuk seporsi menu ini Rp 10.000.

Sementara Toko You punya konsep yang lebih umum. Toko yang sudah ada sejak 1947 ini punya etalase jadul di tokonya. Konsep jadul di etalase toko diimbangi dengan konsep suasana alam di luarnya. “Konsep suasananya lebih ke alam dengan mengutamakan unsur kayu, daun, dan tanah,” kata Boy Gumilar, staf operasional Toko You. Sebagai penerangannya, lilin sengaja dipilih untuk menguatkan kesan alam dan jadulnya. Pemiliknya adalah Sony Sung dan paling suka akan dunia kesenian, bahkan dia juga paling sering berhungan dengan seniman, dan ia juga sering menampilkan sejumlah seniman pentas ditokonya.

Menu makanan yang dijual di Toko You beragam. Tidak mesti makanan jadul, makanan favorit zaman sekarang pun ada. Beberapa menu memang menjadi favorit pengunjung, seperti bakmi yamin, rawon, ayam mentega, wedang secang, latte, kopi tubruk, jahe, cappucinno, dan juga jamu. Harga yang dibanderol berkisar antara Rp 15.000 – Rp 55.000.

Bakmi menjadi salah satu menu andalan toko ini. “Bakmi kami memang produksi sendiri di sini. Sudah sejak tahun 1976. Selain dipakai untuk menu-menu di sini, bakmi kami pun masuk ke toko-toko,” kata Boy. Dimana saja lokasi resto cafe ini silakan datang ke

1. Warung Talaga, Cihampelas Walk & Paris Van Java Mal

2. 21 (Loro Siji), Jalan Sindang Sirna No 21

3. Toko You, Jl Hasanudin No 12. (jtrib/PNC))

Komentar Anda

LEAVE A REPLY