Home RAGAM Gaya Hidup Mayoritas Pekerja Indonesia Lebih Enjoy Kerja di Rumah

Mayoritas Pekerja Indonesia Lebih Enjoy Kerja di Rumah

0
SHARE

kerja di rumahPOROSNEWS.COM  – VMware, Inc , pemimpin global virtualisasi dan infrastruktur cloud mengumumkan hasil penelitian VMware MeConomy 2014, yang mempelajari dinamika perubahan New Workplace (tempat kerja baru) seiring bergantinya profil pekerja dari seorang baby boomer ke seorang millenial. Sebanyak 64 persen pekerja dewasa di Indonesia merasa rumah mereka atau rumah merangkap tempat tinggal (home office) adalah tempat kerja ideal.

Selain itu, 72 persen responden pekerja dewasa di Indonesia percaya mereka dapat mempertahankan tingkat produktivitas di luar kantor paling sedikit 50 persen dari waktu saat bekerja di dalam kantor.

“Penelitian ini merefleksikan sebuah kenyataan baru dimana lebih banyak karyawan menginginkan kemampuan untuk bekerja jauh dari kantor, di setiap waktu dan di setiap perangkat,” kata Country Manager, VMware, Indonesia, Andreas Kagawa dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (3/5).

VMware memulai penelitian konsumer tahunan “New Way” untuk mengidentifikasi tren seputar komputasi pengguna-akhir. Pada tahun 2012, penelitiannya disebut “New Way of Work” and BYOD ditemukan sebagai fenomena yang berkembang di Asia-Pasifik. Pada tahun 2013, penelitian “New Way of Life” mempelajari berkembangnya preferensi gaya-kerja dan gaya-hidup para pekerja modern di era Pasca-PC, dan dampak teknologi dan kebijakan IT pada produktivitas personal dan kepuasan kerja.

Penelitian VMware MeConomy 2014 dilakukan oleh Acorn Marketing & Research Consultants. Kurang lebih 2.455 orang berusia antara 18-64 tahun berpartisipasi dalam survei dan seluruh responden bekerja di organisasi dengan lebih dari 1.000 staf global dan bekerja paling sedikit 15 jam per minggu. Survei meliputi 14 pasar di seluruh Asia-Pasifik dan Jepang (Australia, Tiongkok, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Malaysia, Selandia Baru, Philipina, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Thailand dan Vietnam).

Tenaga kerja millennial (pekerja baru), adalah orang yang lahir di era mobile, menduduki posisi-posisi di korporasi, dan mereka memiliki harapan tinggi kepada IT untuk memungkinkan melakukan bisnis sesuai dengan cepatnya kehidupan. Mereka lahir setelah tahun 1982, dan sekarang berusia antara 12 sampai dengan 32 tahun. Untuk 10 tahun berikutnya, mereka akan terus memasuki tenaga kerja, merubah workplaces (tempat-tempat kerja).

Dilaksanakan untuk kedua kalinya di Indonesia, penelitian ini juga mengungkap sekitar 87 persen responden pekerja dewasa di Indonesia memiliki banyak perangkat. Sebanyak 92 persen responden pekerja dewasa di Indonesia worked-on-the-go (bekerja saat perjalanan berangkat dan pulang kerja). Lebih dari 60 persen responden pekerja dewasa di Indonesia menganggap “kerja adalah sesuatu yang dilakukan tidak masalah dimanapun berada. ”

“IT harus mampu untuk menyediakan mereka kebebasan bekerja di perangkat apapun yang mereka inginkan, seperti desktop, laptop, tablet atau smartphone; mereka ingin kebebasan memilih aplikasi; dan mereka ingin fleksibilitas dengan penyimpanan data,” katanya.

Dengan banyaknya titik akses seperti laptop, tablet, dan smartphone, pekerja mobile memberikan tekanan pada departemen IT untuk menghantarkan jasa dan akses tingkat tinggi tanpa adanya risiko.

Para pekerja yang disurvei mengharapkan perusahaan mereka untuk mendukung tenaga kerja mobile dengan menyediakan kebijakan kerja yang fleksibel, lengkap dan dapat diterima (63 persen). Menyediakan perlengkapan dan perangkat keras yang membenarkan mereka untuk bekerja dimana saja (60 persen) . Memungkinkan akses ke aplikasi yang mereka butuhkan di perangkat mereka sendiri (60 persen)

Untuk dukungan IT, para pekerja yang disurvei ingin sekali untuk memiliki akses network yang lebih cepat (63 persen), perlengkapan yang berfungsi (46 persen), respon yang cepat/real-time terhadap permintaan IT (46 persen).

“Tenaga kerja cloud mobile akan dimungkinkan untuk berpindah dari desktop, ke laptop, ke tablet, ke telepon, ke mobil – dan aplikasi mereka, konten mereka, perangkat mereka hadir – dimana saja, setiap tempat, setiap waktu. VMware Horizon™ 6 memungkinkan CIO untuk menghantarkan tempat kerja virtual yang aman yang memungkinkan pengguna akhir untuk bekerja sesuai cepatnya kehidupan,” katanya.

Virtualisasi desktop
Untuk membantu IT memberikan dukungan yang lebih baik kepada pekerja mobile, VMware baru saja mengumumkan VMware Horizon™ 6, sebuah updated portfolio solusi pengguna akhir yang dirancang untuk lebih mensederhanakan penggunaan dan manajemen desktop dan aplikasi virtual melalui satu platform tunggal.

VMware Horizon™ 6 memungkinkan satu ruang kerja terpadu yang membuat IT untuk secara efisien menghantarkan, melindungi dan mengelola aplikasi dan desktop Window untuk pekerja di seluruh virtual, fisik dan perangkat pribadi mereka.

“VMware Horizon™ 6 tidak hanya memungkinkan IT untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja mobile, ia juga membantu IT mengendalikan biaya dan memungkinkan karyawan untuk bekerja setiap saat, dimana saja, di setiap perangkat,” katanya. (PRAS/BST)

 

 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY