Home Nasional Siap-Siap Bulan Depan Prabowo Bakal Kalahkan Jokowi

Siap-Siap Bulan Depan Prabowo Bakal Kalahkan Jokowi

0
SHARE
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

POROSNEWS.COM – Analis politik Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Sirojudin Abbas menilai, dalam kurun lima bulan terakhir tingkat popularitas dan elektabilitas capres Partai Demokrasi Indonesian Perjuangan (PDIP) Joko Widodo (Jokowi) terus mengalami penurunan. Sebaliknya capres Partai Gerindra, Prabowo Subianto justru mengalami tingkat elektabilitas dan popularitas yang meningkat.

“Kalau dilihat tren yang ada, Jokowi cenderung melemah dan Prabowo menguat. Dua bulan ke depan Jokowi bisa dikalahkan Prabowo bila salah memilih pasangan dan salah menerapkan strategi kampanye,” kata analis SMRC Sirojudin melalui keterangan pers, Minggu (4/5).

Menurut Sirojudin sejak ditetapkan sebagai capres oleh PDIP, Jokowi mendapat serangan politik serius dari berbagai lawan politiknya. Serangan kian massif tatkala target perolehan suara PDIP sebesar 36 persen dalam pemilu legislatif (pileg) lalu tidak tercapai.

Sementara itu, PDIP sebagai partai politik pengusung Jokowi dipandang belum optimal dalam bekerja. Dan jika hal ini dibiarkan terus menerus, maka tak mustahil Jokowi bakal kalah bertarung dengan Prabowo dalam pilpres kelak.

“Jokowi itu di Maret 2014 mencapai 56%, sedangkan Prabowo 27%. Tapi April 2014 Prabowo naik hingga 36%, Jokowi turun jadi 52%. Jadi kalau masih dua bulan lagi Jokowi dan Prabowo bisa sama nanti,” sambungnya.

Tidak hanya Jokowi, suara capres lainnya yakni, Aburizal Bakrie (ARB) yang diusung Golkar juga terus menurun bahkan, dibawah perolehan suara yang diraih Golkar pada pemilu legislatif (Pileg).

Dengan demikian, jika tiga pasangan tersebut yang nantinya bertarung, pilpres berpotensi digelar dua putaran. Alasannya, berdasarkan simulasi yang dilakukan pihaknya, belum ada pasangan capres-cawapres yang mendapat suara mayoritas di atas 50%. Dan, pada putaran kedua nanti yang bertarung adalah Jokowi melawan Prabowo.

“Tidak bisa satu putaran berdasarkan survei saat ini. Yang maju pada putaran kedua September nanti Jokowi versus Prabowo. Jadi tinggal kita lihat posisi cawapres keduanya yang menentukan,” tutupnya. BS/Sukmo.

Komentar Anda

LEAVE A REPLY