Home Nasional Indonesia Tidak Butuh Presiden “Cashing”

Indonesia Tidak Butuh Presiden “Cashing”

0
SHARE

prabowo teriakPOROSNEWS.COM  – Menjelang penyelenggaraan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 9 Juli nanti, berbagai ekspektasi muncul dari masyarakat ihwal karakteristik calon Presiden mendatang.

Bangsa Indonesia saat ini membutuhkan sosok Presiden yang tegas, bukan hanya pemimpin yang suka bersolek dan lips service atau blusukan yang sekadar jadi boneka. Terkait hal tersebut, rakyat diharapkan tidak golput dalam Pilpres mendatang.

“Menurut survei 40 persen. Akhirnya kita punya gagasan untuk mengkampanyekan anti golput kepada teman-teman muda kita,” kata Ketua Umum Relawan Prabowo (REPRO), Dani S, di Jakarta, Senin (5/5/2014).

Menurutnya, selain berkonsolidasi dengan kampus-kampus dan komunitas-komunitas yang ada di Jabodetabek, REPRO juga memiliki jaringan se-Indonesia. Acara deklarasi juga telah digelar 3 Mei lalu, ratusan pemuda pemudi yang tergabung di dalamnya puluhan perwakilan kampus di Jakarta dan puluhan perwakilan komunitas.

“Dukungan anak muda di daerah-daerah untuk dukung Pak Prabowo sebagai Presiden RI 2014-2019,” tambah Dani.

Sementara Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi mengatakan dirinya sangat mendukung deklarasi REPRO karena anak muda adalah bagian terpenting dari bangsa ini. “Kita lihat dari pemilihan legislatif lalu, golput hampir 40 persen dan sebagian besar adalah pemilih pemula,” kata Suhardi.

Dia berharap anak muda tidak golput agar negara ini bisa jauh berubah menjadi negara yang jauh bermartabat, negara yang kuat, negara yang sangat makmur, negara yang mampu menjamin keamanan bagi seluruh rakyatnya.

“Negara yang mampu memberikan pendidikan yang layak bagi bangsanya. Ini hal yang sangat didambakan dari anak anak muda karena mereka harus meletakkan masa depan ke arah yang lebih baik,” terangnya.

Sekadar diketahui, deklarasi relawan Prabowo yang bernama Relawan Prabowo (REPRO) untuk Indonesia ini digelar di cafe Kampoeng Kemang awal Mei lalu.

REPRO tergabung atas beberapa eleman mahasiswa dari Trisakti, Universitas Indonesia (UI), Universitas Islam Negeri (UIN), Universitas Paramadina, YAI, Universitas Moestopo Beragama, Binus, UMJ, Universitas Nasional, LSPR, dan lainnya. Mereka juga diprakarsai oleh komunitas mobil, klub motor, komunitas DJ, model, skate, sepeda dan sebagainya. (PRAS/OZ)

Komentar Anda

LEAVE A REPLY