Home Nasional Menyedihkan..! Dukungan Aktivis 98 Kepada Jokowi Minim Gagasan Besar

Menyedihkan..! Dukungan Aktivis 98 Kepada Jokowi Minim Gagasan Besar

0
SHARE
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

POROSNEWS.COM – Mantan aktivis 98 yang juga salah satu inisiator Forum Komunikasi Senat Mahasiswa Jakarta (FKSMJ) Ubedilah Badrun mengaku sedih dengan maraknya dukungan yang diberikan oleh mantan aktivis 98 kepada salah satu calon presiden (capres) dari partai politik tertentu.

Menurut Ubed, bentuk dukungan yang diberikan eksponen pergerakan tersebut minim dari ide besar dan semangat reformasi. Yang terjadi, mereka malah masuk dalam gerakan politik praktis dan mengesampingkan amanat dan cita-cita reformasi.

“Diantara kelompok 98 tersebut tidak ada yang memiliki gagasan utuh untuk dititipkan kepada calon presiden. Misalnya gagasan soal ekonomiu, politik, pertanian, hukum, tak ada sama sekali,” kata Ubed melalui keterangan pers yang diterima PorosNews.Com, Jakarta, Senin (5/5).

Lebih lanjut, analis politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) tersebut menambahkan, dukungan yang diberikan oleh para mantan aktivis kepada capres tertentu tentu saja tidak diberikan secara gratis. Sebab, setiap dukungan yang diberikan tentu ada kompensasi logis atas hal tersebut.

“Saya tidak tahu persis, kompensasi apa yang akan diterima mereka. Bisa jadi mereka hendak masuk dalam lapisan elit politik, atau mungkjin berkiprah di BUMN. Yang jelas, dukungan yang mereka berikan sebagai investasi kepada capres,” jelas Ubed.

Terkait dengan hal tersebut, Komunitas Intelektual Aktivis 98 (KIAT 98) tidak akan latah dan turut memberikan dukungan membabi buta kepada salah satu kandidat capres tertentu. Namun demikian, Kiat akan memberikan gagasan dan ide pemikiran secara utuh.

“Gagasan yang kami usung berpijak pada semangat reformasi total tahun 98,” tutupnya.

Sebelumnya beberapa aktivis 98 memberikan dukungan penuh kepada Jokowi untuk maju dan memenangkan pemilu presiden (pilpres) pada tanggal 9 Juli mendatang. Dukungan tersebut diberikan lantaran Jokowi dianggap sebagai sosok paling bersih dari kejahatan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) pada masa lampau.

Dukungan tersebut dimotori oleh sejumlah aktivis yang juga caleg PDIP diantaranya Adian Napitupulu, (Caleg PDIP di Dapil V Jawa Barat) dan dipastikan bakal lolos ke Senayan sebagai Legislator, serta Masinton Pasaribu (caleg DPR RI asal PDIP) dari dapil DKI Jakarta II. Marcopolo.

Komentar Anda

LEAVE A REPLY