Home Nasional Daerah Pangandaran, Destinasi Wisata Special di Indonesia

Pangandaran, Destinasi Wisata Special di Indonesia

0
SHARE

pangandaranPOROSNEWS.COM – Objek wisata Pantai Pangandaran kini menjadi destinasi wisata yang spesial di Indonesia. Ini adalah destinasi wisata pertama di Indonesia yang disiapkan untuk menghadapai perubahan iklim yang berisiko mengubah alam.

Dari tahun 2011, Pangandaran tengah dipoles terutama bagian pariwisatanya dalam program Sustainable Tourism through Energy Efficiency with Adaptaion and Mitigation Measures (STREAM). Setelah 3 tahun, akhirnya proyek ini selesai.

STREAM merupakan proyek kerjasama United Nations World Tourism Organization (UNWTO) bersama Kemenparekraf untuk menghadapi perubahan iklim di Indonesia. Dalam proyek ini, Pangandaran yang dipilih menjadi objeknya.

Karena, setelah tsunami 2006, destinasi ini benar-benar hancur. Jumlah kunjungan wisata sempat benar-benar turun hingga 250 orang saja. Namun dengan pengertian dan kerjasama dari para penduduk lokal, perlahan destinasi ini merangkak naik.

Segalanya bergerak lebih cepat dan tepat guna dengan hadirnya proyek STREAM. Proyek ini mengadopsi pendekatan global dalam mengembangkan pariwisata rendah karbon. Agar berkelanjutan, penduduk lokal diajak terlibat dalam proyek ini mulai dari awal hingga seterusnya.

“Bisa dibilang ini proyek terpanjang yang pernah dilakukan UNWTO, kami merasa bangga sekali bisa mendapat kesempatan ini,” ujar Executive Director for Operational Programmes and Institutional Relations UNWTO, Marcio Favilla, dalam konferensi pers Stream Delivery Converence di Ruang Kenanga, Sari Pan Pacific Hotel Lt 4, Jakarta, Senin (5/5/2014).

Banyak perubahan yang telah dilakukan di Pangandaran untuk pariwisata yang lebih baik, berkepanjangan dan ramah lingkungan. Terbukti dari perkembangan kunjungan wisata yang cukup pesat. Tahun ini, jumlah kunjungan wisatawan yang ke Pangandaran sebesar 1,2 juta.

“Beberapa perubahan yang telah berjalan antara lain efisiensi serta energi terbarukan di hotel dan restoran. Serta pengenalan pariwisata rendah karbon,” ujar Dirjen Perkembangan Destinasi Pariwisata, Firmansyah Rahim dalam acara yang sama.

Menurut Marcio, proyek ini dinilai cukup berhasil dan diharapkan bisa menjadi contoh bagi destinasi lain di Indonesia. Marcio melanjutkan, diharapkan perubahan baik yang telah dilakukan di Pangandaran bisa berlanjut hingga ke tahun-tahun ke depan.

Komentar Anda

LEAVE A REPLY