Home Nasional Ngeri…. Jadwal Pilpres Molor Jadi Pemicu Terjadinya Kudeta

Ngeri…. Jadwal Pilpres Molor Jadi Pemicu Terjadinya Kudeta

0
SHARE
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

POROSNEWS.COM – Kepala Polri Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Sutarman mengingatkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk dapat bekerja sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan. Menurutnya, jika presiden baru tak kunjung dilantik akibat ketidakbecusan KPU, maka akan terjadi kekosongan kekuasaan.

“Apabila pilpres dan pelantikan mundur, maka harus ada yang mengambil alih untuk mengendalikan keamanan Indonesia karena negara tidak bisa vacuum of power. Ini ketiga kalinya saya katakan, Kapolri tidak mau ambil alih,” kata Sutarman di Mahkamah Konstitusi, Kamis (8/5/2014).

Kekhawatiran yang disamnpaikan mantan Kapolda Metro Jaya tersebut bukan tanpa alasan, sebab hingga kini KPU masih sibuk melakukan rekapitulasi nasional penghitungan dan perolehan suara partai politik, calon Anggota DPR, dan DPD. Padahal batas akhir penetapan suara sah nasional dijadwalkan paling lambat pada Jumat (9/5).

Namun, hingga kini lembaga pimpinan Husni Kamil Manik tersebut baru menyelesaikan rekapitulasi perolehan suara nasional di 22 provinsi. Dan KPU sendiri menargetkan 11 provinsi akan segera disahkan dan ditetapkan perolehan suaranya pada Kamis (8/5). Dan banyak pihak memastikan bahwa proses penetapan rekapitulasi nasional bakal dipastikan molor dan tidak sesuai target.

Sutarman menambahkan, jika hal itu terjadi, maka dikhawatirkan akan mengganggu jalannya tahapan pemilu presiden dan pelantikan presiden baru. Sesuai jadwal, batas akhir pelantikan presiden baru adalah 20 Oktober 2014 pukul 24.00 WIB.

“Kalau sampai tanggal itu presiden tidak bisa dilantik, belum ada aturan siapa yang akan ambil alih pimpinan. Sementara, para menteri juga sudah demisioner sehingga yang tersisa adalah ketua MK, ketua MA, panglima TNI, Kapolri, dan lain-lain,” ujarnya.

Untuk diketahui, KPU sendiri telah menetapkan pelaksanaan pemilu presiden (pilkpres) pada tanggal 9 Juli 2014 mendatang. Dan untuk jadwal pilpres putaran kedua ditetapkan pada tanggal 9 September mendatang. KCP/PN/Marco.

Komentar Anda

LEAVE A REPLY