Home RAGAM Hiburan Sandy Andarusman, Jadi Drumer Berawal dari Obsesi Band Keluarga

Sandy Andarusman, Jadi Drumer Berawal dari Obsesi Band Keluarga

0
SHARE

 

sandi pas2POROSNEWS.COM – Menjadi seorang drumer sejati memang bukanlah hal mudah. Perlu pengorbanan dan niat yang kuat untuk merealisasikannya. Apalagi bisa menularkan ilmunya bagi orang lain yang memiliki niat sama. Siapa yang tak kenal Sandy Andarusman.  Drumer band rock ini memiliki sejarah tersendiri dalam mewujudkan hasratnya dalam bermusik. Debut karirnya penuh dengan liku-liku.

Dalam salah satu kesempatan, tim PorosNews.com sengaja menemuinya dalam sebuah obrolan santai di bilangan Jakarta Pusat beberapa waktu lalu. Sandy berkisah tentang perjalanannya dalam menguasai alat musik drum hingga menjadi seorang instruktur drum yang berhasil mencetak talenta-talenta muda.    

Berikut petikan wawancara kami dengan pemilik nama lengkap H. Agus Teguh Prakosa Andarusman itu:

Kang, sejak kapan suka dengan drum dan kenapa memilih alat musik drum dibanding alat musik lain?

Wah ..terlalu jauh Flashbacknya. Jadi drumer sejak tahun 1985 saya mengikuti obsesi orang tua yang ingin punya band keluarga. Saya disuruh belajar keyboard, kakak saya disuruh belajar gitar, adik saya disuruh belajar maen drum. Tapi karena jiwa saya pengen banget maen drum, akhirnya jadi seorang drumer dan gabung dengan U-Camp tahun 1991, tahun 92 kita rilis album. Akhirnya saya kursus lagi sama Gilang Ramadhan 8 bulan kemudian rekaman tour, rekaman tour, rekaman tour..lah.

Di tahun 96 saya mulai ngajar buka sekolah sendiri di rumah, ngajar dengan konsep yang acak-acakan udah jalan terus, jalan terus, jalan terus.. Dan sampai sekarang saya punya sekolah musik yang disebut Ritmic Art Music School, ada Ritmic Music, saya juga megang komuntas Indonesian drumer, kebetulan saya wakil ketua umumnya dan kemudian saya juga diendorse oleh Mapex drum selama 17 tahun kemudian oleh Zildjian selama 8 dan Sabian Cymbals 2 tahun.

Kemudian tahun 99 saya diajakin manager Pas Band untuk bantuin turnya. Akhirnya 2001 saya resmi gabung sama pas band sampai sekarang.

Tour yang paling jauh kemana?
Tour yang paling jauh, manggungnya bukan tournya, Korea Selatan kita sudah, Jepang sudah, Singapura sudah, kalau di Indonesia paling jauh Ternate.

Kira-kira kebanggan Kang Sandy sebagai drumer itu apa?

Banyak, kebanggaannya adalah saya bangga bisa memiliki sebuah profes bisa menghasilkan uang dari hoby/pashion saya sendiri dan memberikan manfaat untuk orang lain. Itu yang bikin saya bangga banget, karena tidak semua org bisa kaya gitu, karena banyak orang yang stress dengan pekerjaannya, strees dengan penghasilannya dan kebanggaan saya sebagai instruktur drum juga bukan berapa banyak uang bisa saya dapat, bukan berapa banyak rumah yang bisa saya beli tapi berapa banyak drumer-drumer siswa saya, murid saya yang bisa jadi seperti saya juga, bisa jadi seseorang, drumer yang punya nama drumer yang bermanfaat buat orang lain juga itu, jadi seneng banget.

Ngomong-ngomong murid-murid Kang Sandy udah berapa ratus/ribu?
Oh, banyak banget yang jadi instruktur banyak banget, karena saya ngajar itu ngajar terbang juga pindah-pindah kota, tahun ini aja saya ngajar terbangnya itu bisa sampai ke Pekanbaru. Ke Banjarmasin, ke Jambi, ke Yogya juga. Dan murid saya yang cukup dikenal orang kaya Osan drumer eks Kotak, Ari Tipe -X, dan lain-lain..duh banyak banget. Jadi seneng banget. Rio Virgin murid saya juga.

Sandy-Drummer-Pas-BandPernah ga siswa kang Sandy mengalami kendala, soal biaya?Kadang kan ada yang pengen kursus tapi ga punya duit?

Saya gini bukan berapa banyak lo bisa bayar gua tapi seberapa rajin seberapa komit lo untuk belajar. Jadi bahkan ada yang ga bisa bayar ya udah yang penting lo masuk tunjukin keseriusan, gitu aja ga usah bayar. Tapi kalau lo punya duit ya bayar, buat saya ga ada masalah. Subsidi buat saya adalah keharusan (untuk belajar) kalau melihat ada talenta tapi dia tidak punya uang, karena saya tidak boleh membatasi orang untuk maju.

Bagaimana membagi waktu antara manggung, siaran radio dan keluarga?

Membagi waktunya alhamdulilah saya orang yang komit dengan pekerjaan, saya punya prinsip tidak mau mengecewakan orang lain, walaupun saya harus berdarah-darah. Makanya dalam segala hal contohnya saya harus punya drum sendiri, saya harus punya kostum sendiri, saya harus punya mobil yang bisa bawa drum karena kerjaan saya kan bukan dari Pas Band aja, dari klinik dan kolaborasi dengan siapapun. Lo tinggal bilang ok manggung di sini, gua udah siap dengan drum gua, ga perlu ribet-ribet musti nyusahin orang, itu salah satu komitmennya.

Dan gua alhamdulilah sudah 10 tahun di I-radio siaran Prime Time dari jam 4 sore sampai jam 8 malem, Senen sampai Jumat. Itu cukup menyita waktu tapi Sabtu – Minggu kan biasa manggungnya, Alhamdulilah I-Radio sangat mengerti banget bila ada tour gua selalu diizinkan untuk tidak siaran dan emang agak keteter karena memang gua kerja di Jakarta, rumah d jakarta sementara personil Pas Band yang lain ada di Bandung. Tapi ya itu dia, selama kita udah komit, kendala geografis ga jadi penghambat.

Setiap kali saya lihat Pas Band Konser, saya selalu melihat Kang Sandy selalu tampil beda. Kadang pake kaos putih, pink, kadng pake topeng. Bukankah pas band identik dengan musik rock yang serba hitam?

Enggak juga. Tren musik juga kan mengikuti perkembangan. Band itu kan satu kesatuan jadi tidak bisa hanya vokalisnya aja yang dikenal orang. Gue kan drum yang selalu btampil di belakang dan jarang dlirik penonton. Akhirnya gimana caranya agar satu kesatuan itu nampak semuanya artinya semua personil band harus dikenal. Ya gua bikin konsep gua sendiri, setting drum sendiri, karena ya perkembangan itu tadi. Jadi ga mesti hitam rock itu.

Demikian petikan wawancara singkat kami. Semoga bermanfaat.

 

Profil Pribadi:

Nama Lengkap : H. Agus Teguh Prakosa Andarusman

Tempat/Tgl lahir : Jakarta, 07 July 1970

Alamat : Jl Condet Batu Ampar III RT 007/03 No.1 Jakarta 13520 PO BOX 7444 Jatba 13074

Telp : (021) 8096444 (Ritmik Musik)

 

Pendidikan

Musik : Indra Lesmana Workshop (Farabi) 1988 – 1990, Private dengan Gilang Ramadhan 1991

Pendidikan formal :
– TK Garuda – Bukit Duri Jaksel
– SDN Manggarai 011 dan 019 pagi, Jaksel (1982)
– SMPN 03 Manggarai Jaksel (1985)
– SMAN 28 Ragunan Jaksel (1988)
– STIK Gunadarma Jur. MI Depok

Pengalaman :
– Sarcastic 1989 (Sandy, Anto, Erwan, Ridho Slank, Paul)
– Enemest 1990 (Sandy, Iram U’camp, Abdi Slank, Leo, Deddy)
– U’camp (Sandy, Iram, Rudy, Erry, Ovy)
– Warning (Sandy, Eddo Widiz, Awan, Iram, Doddy Katamsi)
– Well Willy Band (Sandy, Welly, Opiq, Bayou, Bolung)
– Miracle (Sandy, Gatot Relief, Dicky, Iram, Rudy Karamoy, Indra B.Ezon) – Bon Jovi Undercover
– Big Roller (Doddy Katamsi, Oppi Danzo, Eddo Widiz, Awan, Sandy) – Van Hallen Undercover
– Pas Band (Beng2, Trisno, Yuki, Sandy) – Opera (Eddo Widiz, Oppi Danzo, Atenk, Sandy)

Discography :
– U’camp:

  1. Album – Bayangan 1993 Metrotama Rec
  2. Album – Senyummu 1994 Harpa Rec
  3. Album – Masih Ada 1996 Metro
  4. Album – Melangkah 1997 Blackboard
  5. Kompilasi “Kuingin” 1997
  6. Single “Aku cinta” 1995

– Solo Album Ruddy Karamoy 1996 Harpa Record
– Solo Album Ruddy Karamoy II (belum di release)
– Solo Album Iram (belum di release)
– Solo Album Sandy Andarusman (belum di release)
– Solo Album Hengky Supit “Isi Hati”
– Solo Album Rico Junior “Semestinya” 1999 Billboard
– Album V Pas Band “Ketika” 2001
– Album I Opera 2001

 

Pengalaman lain:
– Di- Endorse secara exclusive oleh selama 2 tahun sejak 1997-1999 oleh drum MAPEX international via PT. Citra Intirama dan telah mengikuti rangkaian tour klinik ke 32 di seluruh Indonesia bersama Wawan Sket, Yoyo Bayou, Purwatjarakam Messier.
– Mengajar drum di 3 cabang Chics musik (Depok, Citraland & Cilegon)
– Membuka kursus drum di S studio
– Membuka sekolah musik Ritmik dan toko alat musik
– Tour bersama Pas BAnd 50 kota selama 2000-2001
– Tour berasama Pas dan The Fly sebanyak 7 lota dgn M Mild
– Show bersama Pas di kota Pusan Korea Selatan dlm International Rock Festival
– Mendapingi Gregg Bissonette & Fajar “Edane” dlm Mapex di Assembly Hall JCC Juli 2001

Perlengkapan : Mapex Orion Drums and Zildjian Cymbals

 

 

Created by: Tyo Samarasa

 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY