Home DUNIA Ukraina Tolak Lamaran Guru Asal Rusia

Ukraina Tolak Lamaran Guru Asal Rusia

0
SHARE

krisis ukrainaPOROSNEWS.COM  – Krisis yang terjadi di Ukraina memberikan dampak bagi masyarakat Rusia yang berada di luar negeri. Seorang guru asal Rusia, ditolak ketika ingin mengajar di Issal Institute, Swiss.

Bahkan cara dari institut itu melakukan penolakan dinilai tidak sopan. Penolakan itu disampaikan oleh Direktur Issal Institute melalui sepucuk surat.

“Terima kasih banyak untuk aplikasi lamaran anda. Namun tidak mungkin bagi kami untuk mempekerjakan guru berasal dari negara yang memprovokasi perang saudara (di Ukrania) dan yang presiden yang melakukan pelanggaran hukum internasional,” tutur kepala Sekolah yang ditulis melalui surat, seperti dikutip Guardian, Selasa (13/5/2014).

“Kami berharap ada keberuntungan bagi anda,” lanjutnya.

Alasan surat tersebut dikarenakan perempuan bernama Svetlana itu berasal dari Moskow, Rusia. Padahal saat ini dirinya tinggal di kota Neuchatel, Swiss.

Membaca surat tersebut Svetlana terkejut, padahal website institut tersebut menggunakan bahasa Rusia. Svetlana pun tidak menerima penolakan itu.

“Saya tidak tahu, hal tersebut tidak masuk akal dan tidak dapat ditoleransi,” ucapnya.

Direktur Lembaga Pengajar Swiss Martin Freiburghaus menjelaskan langkah tersebut merupakan sanksi bagi Rusia setelah para pejabat Swiss tidak melakukan apa-apa terhadap krisis di Ukrania.

Pada Minggu 11 Mei 2014, dua wilayah Ukraina di Donetsk dan Luhansk melakukan referendum untuk menentukan memisahkan diri. Sepertinya kedua wilayah itu akan kembali melakukan referendum guna menentukan bergabungan dengan Rusia, seperti yang dilakukan oleh Crimea Maret 2014 lalu.

Kelompok separatis di Donetsk sendiri mengklaim 80 persen dari warganya mendukung kemerderkaan. Sementara di Luhansk, mendapatkan dukungan lebih dari 96 persen. (PN-PRAS/OZ)

Komentar Anda

LEAVE A REPLY