Home Nasional Daerah Tabrak Pemotor Hingga Luka Parah, Walikota Depok Diminta Bertanggungjawab

Tabrak Pemotor Hingga Luka Parah, Walikota Depok Diminta Bertanggungjawab

0
SHARE
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

POROSNEWS.COM – Sebagai seorang pemimpin di kota Depok, Jawa Barat  Nur Mahmudi Ismail sungguh terlalu dan tidak layak untuk diteladani. Betapa tidak, dirinya telah menambrak seorang pemotor hingga mengalami luka cukupn parah, namun saat insiden berlangsung, Nur tidak mau turun dari mobilnya.

Buntut dari sikapnya yang arogan sekitar puluhan orang dari berbagai elemen masyarakat di Kota Depok mendatangi kantor Balaikota pada Senin (19/5) dan melakukan aksi demonstrasi. Kedatangan mereka untuk meminta tanggung jawab atas sikap arogansi kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Ketua LSM Penjara M Thohir Barabba yang memimpin aksi unjuk rasa, pihaknya menuntut Wali Kota Depok bertanggungjawab penuh dan meminta maaf secara resmi melalui seluruh media cetak baik lokal maupun nasional atas keterlambatan dalam mengurus korban dan membiarkan korban menderita.

“Kami juga menuntut pihak berwajib yakni Polres Depok, segera menindaklanjuti perkara kecelakaan ini sesuai dengan Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” kata Thohir saat menggelar aksi demonstasri di kantor Balaikota.
Ia juga mendesak kepada aparat kepolisian untuk bertindak tegas tanpa pandang bulu untuk menegakkan aturan bagi pelanggar hukum.

“Sekalipun ini melibatkan Wali Kota Depok, polisi harus mengusut kasus ini. Karena setiap orang adalah sama di mata hukum,” katanya. (Budi Malau)

Seperti diketahui, Tasma Rosyid (44), seorang buruh bangunan mengalami luka-luka di kaki kiri dan tulang iganya karena ditabrak mobil Pajero Sport hitam B 1828 RFQ yang merupakan mobil dinas Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, di Jalan Keadilan, Sawangan, Depok, Senin (12/5/2014) pagi lalu.

Saat itu Tasma mengendarai sepeda motor Yamaha Vega B 6200 ELW miliknya hendak menuju Bojongsari, Depok. Bahkan saat kecelakaan terjadi sepeda motor Tasma sampai berada di kolong mobil dinas walikota. (WK/PN).

Komentar Anda

LEAVE A REPLY