Home EKONOMI Tersangka Waryono Karno Ditanya Uang suap ke Sutan Bhatoegana

Tersangka Waryono Karno Ditanya Uang suap ke Sutan Bhatoegana

0
SHARE

Foto : Istimewa

POROSNEWS.COM – Mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sember Daya Mineral (ESDM) Waryono Karno mengakui, dicecar banyak pertanyaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Waryono juga membenarkan dirinya dicecar terkait aliran dana ke Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sutan Bhatoegana.

“Sekitar 20 sampai 30 pertanyaan. Iya (ditanyai aliran uang ke Sutan),” kata Waryono saat ditemui wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/5/2014) Malam.

Namun Waryono yang merampungkan pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan penerimaan hadiah terkait dengan pembahasan anggaran Anggaran Pendapatan Belanja Negara-Perubahan (APBN-P) tahun anggaran 2013 di Kementerian ESDM hingga pukul 23:15 WIB malam ini, enggan banyak berkomentar.

Dirinya hanya mengakui, kalau pemeriksaannya dimulai pada siang hari. “Kan saya diperiksanya siang jadi sampai jam segini,” paparnya.

Sekedar Informasi Sebelumnya, mantan Kepala Biro Keuangan Kementerian ESDM Didi Dwisutrisno mengaku pernah diminta oleh Waryono agar menyiapkan dana untuk Komisi VII DPR. Hal itu diungkapkannya saat bersaksi dalam persidangan mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini.

Didi mengatakan, dana untuk Komisi VII DPR itu diserahkan oleh staff SKK Migas Hardiono. Jumlah uang yang disiapkan berjumlah USD 140.000. Uang itu, kata Didi, akan dibagikan kepada empat pimpinan Komisi VII, 43 anggota Komisi VII, Sekretariat Komisi VII, dan sisanya untuk perjalanan dinas Komisi VII.

Didi menyiapkan amplop tersebut dengan sejumlah kode. Anggota komisi dan sekretariat masing-masing mendapat USD 2.500. Sedangkan untuk pimpinan Komisi VII sebesar USD 7.500‎.

KPK sendiri telah menetapkan Sutan Bhatoegana sebagai tersangka dugaan menerima hadiah atau janji dalam pembahasan APBN-P tahun 2012. Atas perbuatannya Sutan disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 dan pasal 12 B Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 diubah UU no. 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Komentar Anda

LEAVE A REPLY