Home Nasional Hukum Jika Terpilih, Prabowo Janji Tindak Ormas Anarkis

Jika Terpilih, Prabowo Janji Tindak Ormas Anarkis

0
SHARE

prabowo-pidatoPOROSNEWS.COM  – Penyerangan terhadap jemaat Katolik yang tengah beribadat, Rosario, di rumah Julius Felicianus, Sleman, Yogyakarta, mendapat banyak kecaman. Calon Presiden Prabowo Subianto menyayangkan adanya peristiwa tersebut.

“Kami menyesal setiap tindak kekerasan apalagi bermotif SARA, kita harus jaga kerukunan dan kedamaian. Kita juga tidak boleh benarkan adanya upaya untuk menimbulkan perpecahan di antara rakyat kita,” ujar Prabowo usai menghadiri Rapat Pimpinan I Ormas Pemuda Panca Marga (PPM) di Jakarta Pusat, Jumat (30/5/2014).

Prabowo berjanji jika terpilih menjadi Presiden RI, akan memberikan sanksi tegas kepada pelaku pelanggaran tersebut. Menurutnya, setiap warga negara berhak mendapat pelindungan dan hidup dalam ketenangan serta tidak mendapat ancaman kekerasan.

“Kita harus benar-benar menjaga setiap warga negara, harus dilindungi dan tidak boleh adan ancaman kekerasan apapun. Kita akan berupaya sekeras mungkin untuk menegakan hukum dengan baik dan menciptakan kerukunan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Peristiwa penyerangan dan penganiayaan terhadap sejumlah orang yang sedang melakukan latihan chord di rumah milik Julius Valentinus (54) yang terletak di Perum YKPN, Tanjungsari Desa Sukoharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, Kamis 29 Mei malam sekira pukul 20.30 WIB.

Pada saat kejadian ada beberapa orang sedang melaksanakan latihan koor atau paduan suara di rumah Julius. Tiba-tiba datang sekelompok orang berjumlah sekira delapan orang dan langsung melakukan pengrusakan serta penganiayaan terhadap beberapa peserta latihan koor.

Setelah dilakukan penyerangan, para pelaku meninggalkan tempat dan kembali dengan jumlah orang yang lebih banyak dari sebelumnya. Pada penyerangan ke dua ada sekira 15 orang yang mendatangi rumah Julius.

Akibat aksi kekerasan tersebut, beberpa orang mengalami luka di antaranya Ibu Wagimin mengalami luka lecet, Nurwahid harus dirawat di rumah sakit, dan tiga orang mengalami luka akibat lemparan batu dan benda lainnya. Beberapa kaca rumah pecah dan beberapa motor dirubuhkan dari posisi semula.

Kemudian kepolisian melalui Polres Sleman langsung melakukan langkah-langkah dan menangkap seorang pelaku berinisial K. Penangkapan dilakukan berdasarkan keterangan saksi yang mengatakan bahwa K ikut dalam penyerangan serta penganiayaan tersebut. K merupakan warga di sekitar lokasi kejadian. (PN/OKZ)

Komentar Anda

LEAVE A REPLY