Home Nasional Daerah Yogyakarta Miliki 37 Kampung Bebas Narkoba

Yogyakarta Miliki 37 Kampung Bebas Narkoba

0
Foto : ISTIMEWA
Foto : ISTIMEWA
Foto : ISTIMEWA

POROSNEWS.COM, YOGYAKARTA – Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bulan hanya terkenal sebagai kota pelajar dan budaya, kota tersebut juga masyhur dengan keberadaan puluhan kampung bebas narkoba (KBN). Ketua BNN Yogyakarta, Sapto Hadi mengatakan bahwa KBN di Yogytakarta telah terbentuk sejak tahun 2010 dan hingga kini sudah ada 37 KBN di kota gudeg tersebut.

“Meski begitu dari 37 kampung ini tercatat ada lima kampung sebagai percontohan. Lima kampung tersebut adalah RW 06 Sorosutan, RW 12 Demangan, RW 05 Kraton, RW 11 Muja Muju dan di Bener,” katanya di Yogyakarta beberapa waktu lalu dalam acara deklarasi KBN.

Di Kampung RW 05 Kraton misalnya para pecandu narkoba juga terlibat memberikan motivasi pencegahan narkoba. Menurutnya, melalui deklarasi KBN merupakan bentuk  pencegahan dan pemberantasan narkoba dari masyarakat. BNN Kota Yogya sendiiri akan  memberikan dorongan dan fasilitasi sosialiasi, advokasi serta pendampingan.

Salah satu kriteria KBN diawali dari kawasan bebas asap rokok. Ini karena, lanjutnya, pada dasarnya konsep Kampung Bebas Narkoba juga sama dengan kampung bebas asap rokok yakni ada kepedulian warga. Selain itu juga memiliki struktur organisasi dan gencar mensosialisasikan anti narkoba di masyarakat sekitar.

Dalam Kampung Bebas Narkoba juga ditekankan pada pemahaman keluarga untuk mengantisipasi narkoba. Terutama mendorong keluarga dalam parenting skill atau keterampilan mengasuh anak untuk mengantisipasi narkoba.

Untuk pendampingan yang dilakukan BNNK pada Kampung Bebas Narkoba misalnya jika ada warga terindikasi kecanduan narkoba BNNK Kota Yogyakarta akan mendampingi ke pelayanan kesehatan untuk terapi. “Kita juga tekankan pencandu narkoba lebih baik untuk direhabilitasi. Bukan dipenjara,” tutupnya. (ANT/PN).

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.