Home BUDAYA Menparekraf : Sanggar Tari Harus dilestarikan

Menparekraf : Sanggar Tari Harus dilestarikan

0
SHARE
Menparekraf, Mari Elka Pangestu
Menparekraf, Mari Elka Pangestu
Menparekraf, Mari Elka Pangestu

POROSNEWS.COM, SOLO – Ditengah gelombang globalisasi dan arus modernisasi yang semakin deras, eksistensi kebudayaan lokal harus tetap dipertahankan. Sebab, kebudayaan lokal adalah jatidiri yang dimiliki bangsa Indonesia, termasuk didalamnya keberadaaan seni tari berikut komponen pelengkapnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pengestu mengatakan, keberadaan sanggar tari harus diberbagai provinsi di Indonesia harus dipertahankan dilestarikan. Buklan hanya sebagai jatidiri budaya bangsa, melainkan hal tersebut juga sebagai warisan non materi kepada anak-cucu dimasa depan.

“Orang Indonesia adalah orang yang amat kreatif, khususnya bagi mereka yang tidak tinggal dikota besar. Sejak kecil mereka sudah mempunyai citarasa seni yang demikian tinggi, dan keberadaan sanggar tari adalah bagian dari hidupnya. Dan hal itulah yang harus kita pertahankan,” kata Mari saat mengunjungi kegiatan semarak Candrakirana Art Center di Solo, Minggu (22/6).

Lebih lanjut, Mari menambahkan bahwa seni pertunukan, seni rupa, dan berbagai jenis seni lainnya harus tetap dijaga, dirawat dan dipelihara. Namun demikian, ia  juga mengaku bukan perkara mudah untuk mempertahankan sanggar tari ditengah derasnya arus globalisasi yang semakin menguat.

“Anak-anak itu dididik dari kecil disanggar tari yang merupakan pendidikan non-formal dimana seni pertunjukan dan warisan budaya bisa terus ada. Sebab tanpa adanya sanggar tari dan komunitas budayaan maka lama-kelamaan, budaya kita akan hilang,” tutup Mari.

Sekadar informasi dalam Solo Batik Carnaval 7 menyajikan beragam acara kesenian, diantaranya adalah seni tari, seni musik, karawitan, teater, pusi dan sebagainya. Adapun jumlah peserta yang turut dalam acara karnaval tersebut sebanyak 500 orang. Mereka tampil dengan sukarela dan mengenakan kreasi kostum yang sangat kreatif. (ANT/PN).

Komentar Anda

LEAVE A REPLY