Home Nasional Daerah Usai ditutup, PSK Ex Lokalisasi Dolly Gentayangan

Usai ditutup, PSK Ex Lokalisasi Dolly Gentayangan

0
SHARE
Foto : Ist, Lokalisasi Dolly
Foto : Ist, Lokalisasi Dolly
Foto : Ist, Lokalisasi Dolly

POROSNEWS.COM, KUPANG – Lokalisasi Dolly yang berada di Provinsi Jawa Timur secara resmi telah ditutup oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini pada tanggal 18 Juni 2014 lalu. Kendati sudah ditutup, geliat lokalisasi prostitusi masih berdetak kencang disana. Bahkan sejumlah rumah bordil seperti biasa masih menawarkan sejumlah wanita penjaja cinta. Meski sudah ditutup, Dolly masih tetap berlendir.

Menanggapi hal tersebut pemerintah Kota Kupang, NTT, memperketat pengawasan identitas pendatang baru khusus wanita untuk mengantisipasi eksodus “alumni” lokalisasi Dolly di Surabaya, yang telah ditutup permanen pekan lalu

“Setiap warga negara pasti akan memegang kartu tanda penduduk nasional, tetapi kami juga akan teliti surat pindahanya,” kata Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man, di Kupang, Selasa, 24 Juni.

Dia mengatakan, jika dalam penelitian surat pindah seorang pendatang baru wanita, berasal dari Dolly, maka akan dikirim kembali ke tempat asalnya.  Pengawasan dan penelitian warga baru wanita itu, kata Hermanus, akan dilakukan di lokalisasi Karang Dempel (KD) Kupang. “Jadi kami tidak mau lagi akan ada penambahan penghuni di lokalisasi KD itu,” kata Man.

Karang Dempel adalah lokalisasi PSK di bagian barat Kota Kupang. Namun pemerintah Kota Kupang memberi lokasi itu sebagai “pemondokan” plus izin pemondokan. Di KD itu, terdapat kamar-kamar yang dihuni ratusan wanita. (ANT/PN).

Komentar Anda

LEAVE A REPLY