Home Nasional Daerah IPW : DKI Jakarta Dikuasai Preman Berseragam, Polda Metro Jaya Tidak Berkutik

IPW : DKI Jakarta Dikuasai Preman Berseragam, Polda Metro Jaya Tidak Berkutik

0
SHARE

IPW_Netas_S_Pane_2

POROSNEWS.COM, JAKARTA – Indonesia Police Watch (IPW) mengaku prihatin dengan terjadinya tragedi pembakran juru parkir liar Yusri (47) dibilangan Monumen Nasional oleh seorang oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan inisial Sertu HS karena tidak memberikan jatah parkir sebesar Rp 50.000 setiap harinya.

“Pemerintah tidak bolah diam dalam hal ini. Baik Polri dan TNI harus mengusutnya sampai tuntas. Sebab, aksi ini terjadi di depan Istana Negara dan ditengah pusat pemerintahan,” kata Neta melalui keterangan pers yang diterima PorosNews.com, Jakarta, Kamis (26/6).

Lebih lanjut Neta menjelaskan bahwa aksi pembakaran tersebut identik dengan aksi premanisme. Mengapa disebut demikian? Sebab, para juru parkir liar yang beroperasi di jakarta dibeking penuh oleh aparat. Namun bekingan yang diberikan aparat tidaklah gratis, melainkan dengan kompensasi berupa imbalan kepada para preman yang sebagian diantaranya adalah preman berseragam.

“Kasus ini adalah gambaran bahwa para preman di Jakarta makin sadis dan polisi tidak berdaya,” tambah Neta.

Sekedar informasi, berdasarkan pendataan yang dilakukan IPW, setidaknya ada 15 gembong preman yang beroperasi di DKI Jakarta. Belasan kelompok preman itu berasal dari berbagai etnis dari seluruh Indonesia dan menguasai berbagai tempat-tempat hiburan di Jakarta, pasar, terminal, parkir liar dan sebagainya. (MARC/PN). 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY