Home Nasional Daerah Lecehkan Ormas Muhammadiyah, Wimar Witoelar Dipolisikan

Lecehkan Ormas Muhammadiyah, Wimar Witoelar Dipolisikan

0
SHARE
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

POROSNEWS.COM, JAKARTA – Mantan Juru bicara Kepresidenan, Wimar Witoelar secara resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Pemuda Muhammadiyah. Kolumnis bertumbuh tambun itu dipolisikan lantaran menghina sekaligus menyudutkan ormas Muhammadiyah melalui akun twitternya beberapa waktu lalu.

“Secara resmi sudah melaporkan Wimar Witoelar, karena tindakan penghinaan dan penistaan terhadap Muhammdiyah,” ujar Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar (32), di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (30/6).

Meskipun sudah menyatakan kesalahan diri dan meminta maaf, namun bagi Muhammadiyah tindakan yang dilakukan Wimar adalah penghinaan yang demikian pahit. Betapa tidak, dalam sidang di Samarinda, Kalimantan Timur beberapa waktu lalu ormas Muhammadiyah menyatakan diri netral dan tidak mendukung pasangan capres-cawapres manapun dalam pemilu presiden (pilpres) 2014 ini.

Namun demikian, Wimar menuding bahwa ormas pimpinan Din Syamsuddiun itu mendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dalam pilpres kali ini. Beberapa waktu lalu Wimar meng-upload gambar sejumlah tokoh pendukung pasangan capres-cawapres Prabowo-Hatta. Selain itu Wimar juga menyejajarkan tokoh teroris dunia Osama Bin Laden dan Ustad Abu Bakar Ba’asyir dalam twitter miliknya. Gambar sejumlah tokoh dan lambang Muhammadiyah itu dibubuhi dengan caption, ‘gallery of rogues’, yang artinya galeri para bajingan. Selain itu diberi caption ‘kebangkitan bad guys.

“Namun, tindakan Wimar yang meng-upload gambar seolah-olah kami mendukung salah satu capres dan kemudian diberi caption ‘gallery of rogues’ atau kumpulan para bajingan itu menyakitkan seluruh warga Muhammadiyah di Indonesia,” tutupnya.

Dahnil melaporkan Wimar dengan nomor polisi: TBL/2392/VI/2014/PMJ/Dit Reskrimsus. Ia disangka melanggar Pasal 130 KUHP, Pasal 311 KUHP atau Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (3) UU RI No. 11 tahun 2008 tentang ITE.

Selain Wimar, Butet Kertaradjasa yang juga salah satu budayawan kawakan pendukung pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) juga menghina dan menyudutkan pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Prabowo-Hatta.

Melalui akun twitter miliknya @masbutet, secara sinis menuding bahwa pemilih pasangan Prabowo-Hatta adalah orang yang tidak waras.

“Pemilih nomor 1 sebagai pihak yang belum waras.OBRAL !!! KHUSUS YANG BELUM WARAS PILIH 1 dapat Bonus : 1. Kemewahan untuk kuda. 2. Lumpur untuk rakyat. 3. Korupsi bersama Sapi,”tegas pemeran Sentilan Sentilun di Metro TV tersebut. (BAS/PN). 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY