Home Nasional Dukung Prabowo-Hatta, Cara Demokrat Hadang Jokowi-JK Dalam Pilpres

Dukung Prabowo-Hatta, Cara Demokrat Hadang Jokowi-JK Dalam Pilpres

0
SHARE
Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Foto : Ist
Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Foto : Ist
Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Foto : Ist

POROSNEWS.COM, JAKARTA – Partai Demokrat (PD) secara resmi telah mementukan sikap politiknya dengan mendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa (Prabowo-Hatta) dalam pemilu presiden 2014. Prabowo sendiri mengapresiasi dukungan politik yang diberikan oleh PD dan dalam waktu dekat ia berjanji bakal segera bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga Ketua Umum DPP PD.

Menanggapi hal tersebut, analis politik Universitas Gadjah Mada (UGM) Ari Dwipayana mengatakan, dukungan politik dari SBY kepada pasangan Prabowo-Hatta semakin memperjelas bahwa ada upaya sistemik untuk membendung pengaruh pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan menggalang mega koalisi.

“Yang jelas dukungan SBY dan Partai Demokrat ditahap akhir putaran kampanye ini semakin memperkuat indikasi keberpihakan SBY kepada pasangan Prabowo-Hatta,” kata Ari di Jakarta, Selasa, 1 Juli 2014.

Lebih lanjut Ari menjelaskan, bahwa sikap netralitas yang merupakan hasil Rapimnas PD pada pertengahan bulan Mei lalu adalah hanya omong kosong belaka. Dalam tataran praktik, partai politik berlambang segitiga biru itu sama sekali tidak bisa bersikpa netral dan tetap mendukung pasangan capres-cawapres yanhg tengah berlaga.

Selain itu, Ari juga menilai keberpihakan SBY dan istana kepada pasangan Prabowo-Hatta cukup dominan, hal tersebut diperkuat dengan masih beredarnya Tabloid Obor Rakyat. Pemimpin Redaksi Tabloid Obor Rakyat sendiri adalah Setyardi Budiono yang merupakan staff ahli dari staff khusus presiden bidang pembangunan daerah dan otonomi daerah, Velix Wanggai. “Bagaimana mungkin SBY tidak mengetahui kampanye hitam tersebut,” tambah Ari.

Sekedar informasi, pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) sendiri sudah melaporkan kasus kampanye hitam tabloid Obor Rakyat ke Mabes Polri. Hingga kini, Mabes Polri masih terus melakukan penyidikan dan memanggil pemred serta beberapa wartawan dalam tabloid ‘kuning’ tersebut. (BAS/PN).

Komentar Anda

LEAVE A REPLY