Home Nasional Hukum Analis : Kuasai 5 Pos Strategis, Intelejen Asing Coba Intervensi Pilpres

Analis : Kuasai 5 Pos Strategis, Intelejen Asing Coba Intervensi Pilpres

0
SHARE
Ubedilah Badrun_Foto : Ist
Ubedilah Badrun_Foto : Ist

POROSNEWS.COM, JAKARTA – Analis Politik Pusat Studi Sosial dan Politik (Puspol) Indonesia Ubedilah Badrun mengamini pernyataan Mahfud MD terkait keberadaan intel asing di tanah air yang sedang melakukan aktivitas intelejen dalam memantau sekaligus mengamati pemilu presiden (pilpres) 2014.

Menurut Ubed kedatangan agen-agen asing ke Indonesia bukan tanpa alasan. Sebab posisi Indonesia diantara negara-negara Asia lainnya dianggap paling penting sesudah India dan China. Dengan posisi yang demikian strategis tersebut, maka banyak pihak asing yang fokus memperhatikan dinamika sosial dan politik di Indonesia, khususnya Amerika Serikat dan Republik Rakyat China (RRC).

“Setidaknya mereka akan menempatkan agen-agennya di lima jabatan strategis. Pertama di kedua kubu pasangan capres-cawapres, kedua di jajaran pemerintahan, ketiga di jajaran penyelenggara pemilu, keempat di media massa dan kelima di organisasi sosial kemasyarakatan,” kata Ubed saat menjawab pertanyaan PorosNews.com, jakarta, Rabu, 2 Juli 2014.

Lebih lanjut mantan aktivis pergerakan 98 yang dulu tergabung dalam Forum Komunikasi Senat Mahasiswa Jakarta (FKSMJ) itu menjelaskan bahwa dua negara asing yang paling banyak meletakkan agen-agen intelejen adalah Amerika Serikat dan RRC.

Intelejen asing tersebut dalam berkerja akan memantau kepentingan negera asalnya tetap aman pra dan pasca pilpres 2014 berlangsung. Namun hal yang amat menakjubkan para intelejen asing tersebut bukan hanya mengamati pelaksanaan pilpres saja, mereka sudah melakukan intervensi dilima bagian strategis tersebut.

“Hal tersebut semakin terlihat dari dinamika tim calon presiden dan dinamika kecenderungan media massa,”tutup Ubed. (MARC/PN). 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY