Home Nasional Gabung ke Prabowo, Demokrat Cuma Jadi Beban

Gabung ke Prabowo, Demokrat Cuma Jadi Beban

0
SHARE
Boni Hargens, Foto : Ist
Boni Hargens, Foto : Ist

POROSNEWS.COM , JAKARTA – Analis Politik Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens menilai masuknya Partai Demokrat (PD) dalam koalisi merah-putih yang mengusung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dalam pemilu presiden (pilpres) 2014 justru menjadi beban dari mega koalisi tersebut.

Boni menegaskan, hingga kini partai politik pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut dianggap sebagai salah satu partai terkorup. Dengan bergabungnya PD ke barisan  Prabowo-Hatta, maka akan semakin memperjelas bahwa pasangan capres-cawapres nomor urut 1 tersebut berkoalisi dengan orang-orang yang sarat masalah.

“Yang jelas menambah beban, sebab saat ini PD sedang mendapatkan hukuman dari pemilih karena korupsi yang menimpa kadernya. Dan secara elekektabilitas juga negatif,” kata Boni di Jakarta, Selasa, 1 Juli 2014.

Sekedar kilas balik Partai Demokrat secara resmi bergabung dengan koalisi Prabowo-Hatta pada Senin tanggal 30 Juni 2014 lalu. Mereka bergabung dengan pasangan Prabowo-Hatta karena menyatakan mempunyai visi-misi dan garis perjuangan sama dengan pasangan capres-cawapres koalisi merah-putih tersebut.

Dalam pilpres 2014 ini, perolehan suara PD semakin menurun, hal tersebut dipicu banyaknya kader DPP PD yang masuk penjara akibat melakukan praktik korupsi, Sebuat saja, Bendahara Umum PD, M. Nazaruddin, Kemudian Angelina Sondakh, Ketua Umum DPP PD, Anas Urbaningrum, dan loyalis SBY yang juga Ketua Komisi VII DPR RI, Sutan Bhatoegana. (TAR/PN). 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY