Home Nasional Tidak Sreg dengan Jokowi, Puan Merapat ke Kubu Prabowo-Hatta ?

Tidak Sreg dengan Jokowi, Puan Merapat ke Kubu Prabowo-Hatta ?

0
SHARE
Puan Marahani, (Foto : Ist)
Puan Marahani, (Foto : Ist)
Puan Marahani, (Foto : Ist)

POROSNEWS.COM, JAKARTA – Menjelang dilaksanakannya pemilu presiden (pilpres) yang tinggal beberapa hari lagi, tingkat elektabilitas dan popularitas pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) terus mengalami penurunan. Salah satu pemicunya adalah dukungan setengah hati dari Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

Putri Megawati Soekarnoiputri bersama dengan pendukungnya dikabarkan setengah hati mendukung pencapresan Jokowi-JK. Akibat dukungan yang kurang maksimal itu, maka relawan Jokowi-JK harus bekerja keras membanting tulang untuk meyakinkan pemilih mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut dua dalam pilpres tersebut.

Bahkan kabar yang beredar, Puan dikabarkan tengah didekati oleh tim sukses pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa (Prabowo-hatta). Puan sendiri kabarnya ditawari jabatan Menteri oleh timses Prabowo-Hatta.

Menanggapi hal tersebut, analis politik Pusat Kajian Komunikasi Politik Indonesia (PKKPI), Tatang Sumirat menilai wajar jika Puan mendukung pencapresan Jokowi setengah hati. Sebab, baik Jokowi dan Jusuf Kalla adalah bukan kader murni dari PDIP.  Jokowi dengan latar belakang seorang pengusaha dianggap sebagai seorang yang tidak memahami garis perjuangan partai dan ajaran Bung Karno secara menyeluruh dan komprehensif.

“Dia kan pengusaha, tidak pernah ikut kaderisasi di GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia_Red). Dia tidak paham soal Trisaktinya Bung Karno,” kata Tatang saat berbincang dengann PorosNews.com, Jakarta, Rabu, 2 Juli 2014.

Lebih lanjut, analis politik yang juga tergabung dalam lembaga survei Citra Survei Indonesia (CSI) itu menjelaskan jika Jokowi-JK terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI perode 2014-2019 maka dengan sendirinya akan menggeser Trah Soekarno dari tampuk kepemimpinan di PDIP, dan jika hal tersebut terjadi, maka sangat berbahaya.

“Bisa jadi trah Soekarno hanya tinggal sejarah. Karena itu saya menilai wajar jika Puan mendukung Jokowi Setengah hati,” tegas Tatang.

Masih kata Tatang, ia melihat sejatinya ada keinginan kuat dalam diri trah Soekarno untuk maju bertarung dalam pilpres 2014. Keinginan ytrah Soekrno untuk menduduki tampuk kekuasaan bukan tanpa alasan, sebab sudah 10 tahun ini mereka berada dalam garis oposisi. Dan pada pilpres 2014 ini, mereka sangat ingin duduk dan masuk dalam ranah kekuasaan. Tapi sayang hal tersebut tidak terjadi, PDIP memutuskan memilih pasangan Jokowi-JK yang  maju dalam pilpres kali ini.

Namun demikian Tatang berharap isu akan dipinangnya Puan oleh timses Prabowo-Hatta sebagai menteri harus dijelaskan oleh kalangan internal PDIP. Jangan sampai kekisruhan internal tersebut dapat mengganggu pelaksanaan pilpres 2014 yang sudah semakin dekat.

“Betul saya kira hal tersebut harus dibuktikan kebenarannya. Dan apa motif utamanya sehingga isu terebut berhembus demikian kencang,” tutup tatang. (PN/MARC). 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY