Home Nasional Hukum Kasus TV One, PKKPI Desak KPI dan Dewan Pers Bertindak Cepat

Kasus TV One, PKKPI Desak KPI dan Dewan Pers Bertindak Cepat

0
SHARE
Foto :Ist
Foto :Ist
Foto :Ist

POROSNEWS.COM, JAKARTA – Analis Politik Pusat Kajian Komunikasi Politik Indonesia (PKKPI) Tatang Sumirat mendesak kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Dewan Pers untuk segera bertindak cepat terkait pemberitaan yang dilakukan dua statisun televisi swasta ternama yang jelas-jelas mendukung pasangan capres-cawapres tertentu dalam pilpres kali ini. Kedua stasiun televisi itu adalah MetroTV dan TV One.

Menurut Tatang, sikap cepat dan tepat harus segera ditunjukkan oleh KPI dan Dewa Pers, terlebih dengan adanya pemberitaan tendensius yang dilakukan TV One yang mengatakan bahwa PDIP adalah partai penampung kader-kader dan anak-anak Partai Komunis Indonesia (PKI). Akibat adanya pemberitaan tersebut, puluhan kader PDIP tersulut emosinya dan menyegel kantor TV One di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan DKI Jakarta.

“Harus, mereka harus segera bertindak cepat. Jika ada pemberitaan yang tidak tepat semuanya harus diluruskan dan disampaikan kepada publik,” kata Tatang saat dikonfiormasi PorosNews.com, Jakarta, Kamis, 3 Juli 2014.

Sementara itu salah satu komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Fajar A Isnugroho mengaku sudah jauh-jauh hari mengrimkan surat teguran kepada kedua stasiun televisi tersebut. Bahkan KPI sendiri sudah memberikan sanksi administratif dan meminta kepada Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) untuk melakukan evaluasi izin penyiaran kedua stasiun televisi tersebut.

“Terhadap TV One dan MetroTV sudah kita nilai melakukan ketidakberimbangan, tidak proporsional dan tidak netral. Dan kami serahkan masyrakat untuk menilai. Sebab kami sendiri sudah memberikan sanksi dan teguran kepada dua statisiun televisi tersebut,” tegas  Fajar.

Diberitakan sebelumnya, puluhan massa PDIP menyegel kantor TV One yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan di DKI Jakarta. Puluhan massa tersebut geram dengan pemberitaan yang mengatakan bahwa PDIP adalah partai penampung mantan kader-kader PKI dimasa lampau. (REP/PAN). 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY