Home Nasional Hukum Tindaklanjuti Putusan MK, KPU Gelar Rapat Pleno

Tindaklanjuti Putusan MK, KPU Gelar Rapat Pleno

0
SHARE
Ketua KPU, Husni Kamil Manik, Foto : Ist
Ketua KPU, Husni Kamil Manik, Foto : Ist
Ketua KPU, Husni Kamil Manik, Foto : Ist

POROSNEWS.COM, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengaku akan segera menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memutuskan bahwa pelaksanaan pemilu presiden tahun ini hanya akan berlangsung satu putaran saja. Sebagai tindak lanjut KPU akan akan menggelar rapat pleno.

“Segera akan kami sikapi dengan menggelar rapat pleno,” kata Ketua KPU, Husni Kamil Manik dikantor KPU, Jakarta, Kamis, 3 Juli 2014.

Lebih lanjut Husni menjelaskan, sebagai lembaga penyelenggara negara, pihaknya akan mematuhi setiap keputusan yang sudah diputuskan oleh MK. Namun demikian sebelum menggelar rapat pleno, Husni mengaku akan mempelajari secara detail amar putusamn yang sudah diputuskan oleh MK. “Kita belum tahu putusan detailnya itu. Dan nanti akan segera kita diskusikan,” tegas Husni.

Diberitakan sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengabulkan permohonan Pengujian Undang –Undang (PUU) yang diajukan oleh Forum Pengacara Konstitusi dan LSM Perludem. PUU yang diajukan adalah  pasal 159 ayat 1 UU No. 42 tahun 2008 tentang Pemilu presiden dan wakil presiden.

“Mengabulkan permohonan pemohon untuk seluruhnya,” kata Ketua MK, Hamdan Zoelva saat membacakan amar putusan di gedung MK, Jakarta, Kamis, 3 Juli 2014.

Majelis hakim berdalih, jika hanya ada dua pasangan capres-cawapres dalam pilpres 2014, maka pilpres tidak perlu dua putaran, melainkan cukup satu putaran saja. Dan pemenang pilpres tersebut adalah pasangan capres-cawapres yang memperoleh suara terbanyak.

Adapun bunyi pasal tersebut adalah  “Pasangan calon terpilih adalah pasangan calon yang memperoleh suara lebih dari 50 persen dari jumlah suara dalam pemilu presiden dan wakil presiden dengan sedikitnya 20 persen suara disetiap provinsi yang tersebar dari setengah jumlah provinsi di Indonesia”.

Pilpres sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 9 Juli 2014 dan diikuti oleh dua pasang capres-cawapres. Pasangan pertama adalah Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan pasangan Kedua adalah Joko Widodo-Jusuf Kalla. (BAS/PN). 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY