Home Nasional KPI Desak Kominfo Bekukan Izin Siaran Metro TV dan TV One

KPI Desak Kominfo Bekukan Izin Siaran Metro TV dan TV One

0
SHARE
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

POROSNEWS.COM, JAKARTA – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengaku sudah memanggil sekaligus memberikan sanksi administrarif kepada dua stasiun televisi swasta ternama, masing-masing TV One dan Metro TV. Kedua stasiun televisi tersebut ditegur lantaran menyalahgunakan hak siaran untuk kepentingan politik tertentu.

Dalam jumpa pers bersama dengan jajaran Pimpinan Bawaslu, Ketua KPI, Judhariksawan menegaskan bahwa pihaknya sudah mengirimkan surat rekomendasi kepada Kementrian Komunikasi dan Informatika untuk melakukan evaluasi kelayakan izin penyelenggaraan penyiaran.

“Karena itu KPI meminta Kemenkominfo untuk menindaklanjuti surat rekomendasi yang telah dikirim pada tanggal 27 Juni 2014,” kata Judha dalam jumpa pers di kantor Bawaslu, Jakarta, Jum’at, 4 Juli 2014.

Lebih lanjut Judha menjelaskan jika KemenKominfo dapat melakukan evalusasi kelayakan kedua stasiun televisi tersebut apakah masih layak dikategorikan sebagai televisi berita, atau bahkan mencabut izin penyelenggara penyiaran.

“Sebab KPI menilai sesungguhnya kedua televisi tersebut sudah tidak layak menyandang predikat berita televisi,” tutup Judha.

Sekedar informasi, TV One adalah stasiun televisi swasta yang dimiliku oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie. Dan pada pemilu presiden kali ini ARB menjadi koalisi dan mengusung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa.

Sedangkan MetroTV sendiri dimiliki oleh Surya Paloh yang juga Ketua Umum DPP Partai NasDem. Dan pada pilpres kali ini, Surya Paloh bersama dengan beberapa partai politik mengusung pasangan capres-cawapres, Joko Widodo dan Jusuf Kalla. (MARC/PN).

Komentar Anda

LEAVE A REPLY