Home Nasional Hukum Putusan MK Soal Pilpres Satu Putaran diapresiasi Pemohon

Putusan MK Soal Pilpres Satu Putaran diapresiasi Pemohon

0
SHARE
Mahkamah Konstitusi, Foto : Ist
Mahkamah Konstitusi, Foto : Ist
Mahkamah Konstitusi, Foto : Ist

POROSNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Forum Pengacara Konstitusi (FPK) Andi M Asrun mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pelaksanaan pemilu presiden yang hanya berjalan dalam satu putaran saja, dan pemenang pilpres adalah pasangan capres-cawapres yang memperoleh suara terbanyak.

Menurutnya, keputusan MK itu sudah tepat. Sebagai pihak pemohon dirinya bersama dengan rekan pengacara merasa senang atas munculnya putusan tersebut. Sebab, dengan adanya keputusan tersebut, merupakan payung hukum yang jelas, kuat dan mengikat.

“Permohonan ini untuk mengatur kekosongan hukum dalam UU 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden,” kata Asrun saat konfrensi pers di Gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (3/7).

Asrun mengungkapkan, dalam sejarah pembuatan UU 42, para pembuat UU tidak pernah berpikir kalau Pilpres di Indonesia hanya akan diikuti 2 pasang calon. Saat pembuatan UU tentang pilpres, para pembuat UU menganggap semua parpol pasti akan mencalonkan capres.

“Kala itu hanya ada 3 partai dan mereka berpikir setiap partai akan mencalonkan capres. Tidak mengatur kalau pilpres hanya diikuti 2 pasangan saja,” kata Asrun.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan seluruh permohonan pengujian Pasal 159 ayat (1) Undang-Undang No. 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (UU Pilpres). Atas putusan ini, maka Pilpres 2014 berlangsung satu putaran, peraih suara terbanyak berhak menjadi Presiden RI 2014-2019.

Pilpres sendiri dilaksanakan pada tanggal 9 Juli 2014 dan diikuti oleh dua pasang capres-cawapres yaitu, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla. (PN/MARC). 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY