Home Nasional Timses: Ada Kemiripan Serangan ke Jokowi dan Obama

Timses: Ada Kemiripan Serangan ke Jokowi dan Obama

0
SHARE

obama2POROSNEWS.COM – Kristiyanto mengatakan ada kemiripan pola antara tema kampanye hitam dan fitnah yang diarahkan kepada Joko Widodo (Jokowi), dengan yang diterima Barack Obama saat pemilihan presiden AS.

Menurut Hasto, saat pilpres AS digelar, Obama diserang sebagai warga negara yang tidak terlahir di Amerika. Sama halnya dengan serangan ke Jokowi dengan menggunakan isu Tiongkok. Lalu, Obama dituding mendapatkan dana dari lobbyist, dan Jokowi pun dituding menerima bantuan dari konglemerat.

“Ternyata (kampanye hitam) sama persis. Obama diserang isu Islam, Jokowi dengan isu Kristen. Obama sosialis, Jokowi dengan keji diserang komunis. Pas, pada bulan puasa lagi,” kata Hasto di Jakarta, Jumat (5/7).

Hasto mengaku pihaknya langsung menelusuri dan menemukan kaitannya. Adalah tulisan Made Supriatma, seorang peneliti masalah politik militer dan jurnalis lepas.

Made menemukan bukti media massa Indonesia sempat meributkan kubu Prabowo Subianto mendapatkan bantuan dari konsultan politik Amerika dari Partai Republik yang bernama Rob Allyn. Kubu Prabowo membantah bahwa Allyn memberikan konsultasi. Namun, mereka tidak membantah kalau Allyn bekerja untuk perusahan yang dikontrak tim kampanye kubu Prabowo.

Allyn mulai bergerak di Indonesia diperkirakan sekitar tahun 2004, dengan menjadi konsultan politik untuk Partai Golkar. Saat ini, Allyn mengaku kepada Dallas Observer bahwa, selama setahun dia hidup selama sembilan bulan di Indonesia. Made Supriatma juga menuliskan salah satu prestasi paling penting Allyn adalah membuat Gubernur George W. Bush dari Partai Republik AS terpilih kembali sebagai Gubernur Texas pada 1994.

Partai Republik, lawan Partai Demokrat AS yang mengusung Obama, juga pernah memakai seseorang bernama Harvey Leroy ‘Lee’ Alwater. Kata Hasto, Alwater adalah ahli strategi, tukang plintir yang sangat tega, ganas dan mampu melakukan apa saja agar kandidat yang diinginkannya terpilih.

Mengacu pada kampanye hitam yang dialamatkan ke Jokowi dan Obama pada saat itu, Hasto menilainya memang ada kemiripan, bahkan persis. Atas dasar kemiripan tersebut, lanjut Hasto, maka patut diduga, betapa konsultan asing tersebut mampu mengharubirukan jagad politik Indonesia sehingga jauh dari tradisi demokrasi Indonesia.

“Kegelapan moral pun datang melanda mengancam persatuan bangsa. Pertanyaannya, siapa yang paling bertanggung jawab atas ketegangan ini? Yang pasti bukan Jokowi,” ungkapnya. (Egi Banderas/Bst)

 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY