Home Nasional Daerah Berbahaya dan Ancam Eksistensi Ummat Islam, FUUI Haramkan Pilih Jokowi-JK

Berbahaya dan Ancam Eksistensi Ummat Islam, FUUI Haramkan Pilih Jokowi-JK

0
SHARE
Ulama FUUI, KH. Athian Ali Dai, Foto : Ist
Ulama FUUI, KH. Athian Ali Dai, Foto : Ist
Ulama FUUI, KH. Athian Ali Dai, Foto : Ist

POROSNEWS.COM, BANDUNG – Forum Ulama Ummat Indonesia (FUUI) beberapa waktu lalu telah mengeluarkan fatwa haram untuk memilih pasangan capres-cawapres Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

Ketua FUUI, KH. Athian Ali Dai mengatakan, FUUI adalah organisasi sosial dakwah dan kemasyarakatan dan sama sekali tidak mempunyai tautan dengan partai politik, karena itu fatwa yang dikeluarkan dalam pemilu presiden kali ini sama sekali tidak ada motif politik, dan murni untuk menjaga ukhuwah dan persatuan Ummat Islam.

“Saya perlu pertegas, ini tidak dalam posisi dukung mendukung salah satu calon, kami berkomitmen hanya untuk memikirkan umat, kami bersih dari kepentingan politik praktis,” katanya beberapa waktu lalu di Bandung, Jawa Barat.

Lebih lanjut Athian menjelaskan, keputusan FUUI memberikan fatwa haram kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 2 sudah melalui pertimbangan dan kajian mendalam. FUUI menilai pasangan Jokowi-JK itu dianggap meresahkan dan mengancam eksistensi umat Islam. Pasangan itu juga dinilai akan berpotensi menciptakan iklim sentimen keagamaan yang dapat bermuara pada konflik horizontal.

Lebih lanjut ia menambahkan, dalam pilpres tahun ini pihaknya mengeluarkan maklumat dalam bentuk ijtihad syar’i. Hal ini diakuinya untuk membimbing umat Islam agar mereka bisa memilih sesuai dengan syariat Islam. Ia juga menyatakan bahwa pernyataan resmi ini dikeluarkan untuk menyelamatkan umat agar tidak mengambil keputusan yang salah.

“Putusan ini murni ditinjau dari syariah Islam. Dan kalau biacara hukum tentu saja kiata pertanggungjawabkan dihadapan Allah SWT,” tambah Athian.

Masih kata Athian, dalam pembahasan tersebut, FUUI sejatinya menilai bahwa dua pasang capres-cawapres yang tengah berlaga, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) sejatinya tidak ideal dan tidak layak untuk dipilih umat Islam.

Namun demikian pilpres tahun ini hanya diikuti oleh dua pasang capres-cawapres saja. Atas dasar itulah FUUI melakukan ijtihad dengan memilih dan menimbang pasangan capres-cawapres mana yang mempunyai manfaat lebih banyak dan mudharat lebih sedikit bagi Ummat.

“Kami sedang berusaha memberi kesan bahwa kami tidak mewakili capres manapun, jadi kami nggak ada niatan untuk merapat kepada capres manapun,” tegasnya. (REP/PN).

Komentar Anda

LEAVE A REPLY