Home Nasional Jelang Pilpres, PPATK Belum Temukan Transaksi Mencurigakan

Jelang Pilpres, PPATK Belum Temukan Transaksi Mencurigakan

0
SHARE
Ilustrasi : Uang Tunai Pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 Ribu. Foto : Ist
Ilustrasi : Uang Tunai Pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 Ribu. Foto : Ist
Ilustrasi : Uang Tunai Pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 Ribu. Foto : Ist

POROSNEWS.COM, JAKARTA – Hingga kini Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATRK) belum menemukan adanya transaksi mencurigakan terkait aliran dana dalam jumlah besar melalui transfer rekening untuk keperluan pemilu presiden (pilpres).  “Belum ada tetapi proses pengamatan tetap dilakukan,” kata Wakil Kepala PPATK Agus Santoso, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dirinya menegaskan, PPATK telah memiliki kajian-kajian tentang berbagai modus pembiayaan untuk politik praktis yang berasal dari sumber-sumber keuangan negara. Namun demikian, Agus mengaku hingga kini pihaknya masih terus melakukan deteksi dini sekaligus mencegah terjadinya modus pencucian uang untuk praktik jual-beli suara ataupun hal lain yang berkaitan dengan pilpres 2014.

“Kami sudah punya kajian-kajian tentang berbagai modus pembiayaan untuk politik praktis yang berpotensi menggerogoti keuangan negara, mulai dari cara-cara penyimpangan dari APBN, APBD dan anggaran-anggaran lain, seperti CSR, hibah, bansos, dana pendidikan, perjalanan dinas, sosialisasi, maupun modus penyimpangan pengelolaan sektor pertambangan,” ujarnya.

Masih kata Agus, pihaknya juga melakukan kerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengantisipasi kejahatan pencucian uang dalam pelaksanaan pilpres 2014.  “Kalau untuk kasus-kasus dugaan penyimpangan keuangan negara yang terkait dengan calon petahana pada Pileg, PPATK sudah berkoordinasi dengan KPK. Kita dorong KPK untuk bisa segera menangani kasus pileg dan juga kasus-kasus pertambangan yang semuanya sudah dilaporkan dalam bentuk LHA ke KPK,” tutupnya. (BAS/PN). 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY