Home Nasional Hukum Lakukan Kampanye Hitam, Allan Nairn dipolisikan Kubu Prabowo

Lakukan Kampanye Hitam, Allan Nairn dipolisikan Kubu Prabowo

0
SHARE
Capres Prabowo SUbianto, Foto : Ist
Capres Prabowo SUbianto, Foto : Ist
Capres Prabowo SUbianto, Foto : Ist

POROSNEWS.COM, JAKARTA – Politisi Partai Gerindra yang juga Sekretaris Tim Pemenangan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa (Prabowo-Hatta), Fadli Zon melaporkan wartawan asing asal Amerika Serikat (AS) Allan Nairn ke pihak kepolisian.

Fadli menjelaskan jurnalis asal negeri Paman Sam itu dipolisikan lantaran melakukan kampanye hitam dengan menjelek-jelekkan capres dari koalisi merah-putih, Prabowo Subianto.

“Kami melaporkan saudara Allan Nairn, seorang wartawan asing yang datang ke Indonesia untuk melakukan kampanye hitam,” kata Sekretaris Tim Pemenangan Pilpres Prabowo-Hatta, Fadli Zon, di Jakarta, Selasa (8/7).

Lebih lanjut Fadli menjelaskan, dalam sebuah wawancara bersama dengan Metro TV, jurnalis asing tersebut telah menjelek-jelekkan capres Prabowo tanpa disertai dengan bukti-bukti dan data-data akurat.Selain itu, sebagai warga negara asing, Nairn juga diduga kuat hendak melakukan intervensi dalam pelaksanaan pilpres di Indonesia. Karena itulah, kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa melaporkan dirinya ke pihak berwajib.

“Dia (Allan) seenaknya berbicara tanpa satu data yang jelas dan mau ikut campur menentukan masa depan Indonesia. Kita tolak dengan keras, maka kami laporkan,” tambah Fadli.

Masih kata Fadli, selain melaporkan tentang pencemaran nama baik, Tim Prabowo-Hatta juga meminta Kepolisian untuk mengusut maksud kedatangan Allan Nairn ke Indonesia. Sebab kedatangan Nairn yang tiba-tiba ke tanah air tentu saja mengagetkan.

Bukan hanya itu, Fadli juga menuding bahwa jurnalis asing tersebut hanya ingin memperkeruh suasana pilpres didalam negeri. Karena itu, ia meminta kepada aparat untuk menyelidiki motif kedatangan dirinya ke tanah air.

“Kami tidak ingin pesta demokrasi dalam Pilpres ini dinodai oleh campur tangan asing,” tutupnya.

Sekedar informasi, Allan Nairn adalah seorang jurnalis investigasi asal Amerika Serikat yang selama lebih dari 20 tahun mengikuti dan memperhatikan isu yang berkembang di Indonesia. Ia pernah menuliskan pengalamannya mewawancarai Prabowo Subianto, di antaranya pernyataan yang akhirnya membuat keluarga Gus Dur meminta klarifikasi dari pihak Prabowo Subianto.

Kubu Prabowo-Hatta sendiri menuding, Allan Nairn adalah sosok wartawan yang kerap memutarbalikkan fakta. Terkait pelaporan tersebut, Allan Nairn dapat dijerat atas pelanggaran terhadap pasal 310 dan atau pasal 311 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). (BAS/PAN).

Komentar Anda

LEAVE A REPLY