Home Nasional Menkopolhukam Minta Intelejen Awasi Konsultan Politik Asing

Menkopolhukam Minta Intelejen Awasi Konsultan Politik Asing

0
SHARE
Menkopolhukam, DJoko Suyanto, Foto : ist
Menkopolhukam, DJoko Suyanto, Foto : ist
Menkopolhukam, DJoko Suyanto, Foto : ist

POROSNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (MenkoPolhukam) Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto  meminta kepada aparat negara, khususnya aparat intelejen untuk selalu mengawasi keberadaan konsultasn asing dalam pemilu presiden (pilpres) 2014.

Djoko mengingatkan kepada konsultan asing untuk bersikap netral dan mematuhi norma hukum yang berlaku ditanah air. Jika mereka melakukan tindakan provokatif yang mengancam integritas NKRI, Djoko memerintahkan kepada aparat untuk bertindak tegas, tanpa pandang bulu.

“Jika pihak konsultan asing melakukan tindakan melawan hukum maka akan diberikan tindakan,” kata Djoko beberapa waktu lalu saat menggelar rapat bersama dengan jajaran aparat keamanan di Jakarta.

Lebih lanjut pensiunan jenderal Angkatan Udara Bintang Empat itu menagasakan, pemerintah tak melarang pasangan capres dan cawapres mempunyai konsultan asing, sejauh mereka tidak bertindak di luar hukum.

“Untuk (menjamin hal) itu, pihak intelijen harus mengawasi keberadaan konsultan asing pada masing-masing pasangan capres dan cawapres,” tegas Djoko.

Selain menugasi intelijen, pemerintah juga berharap masyarakat bisa bekerja sama dengan aparat keamanan untuk menciptakan suasana kondusif menjelang hari pencoblosan. Setiap ketidakpuasan dan keingintahuan masyarakat terhadap isu tertentu, hendaknya dilaporkan kepada lembaga berwenang sesuai undang-undang.

Sekedar informasi, pilpres sendiri akan digelar pada tanggal 9 Juli dengan dua pasang kandidar, pertama adalah pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla. (KCM/PN). 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY