Home Nasional Hukum Klaim Kemenangan Jokowi-JK, PDIP dan Metro TV Lakukan Kebohongan Publik

Klaim Kemenangan Jokowi-JK, PDIP dan Metro TV Lakukan Kebohongan Publik

0
SHARE
Faizal Assegaf,Ketua Progres 98, Foto : Ist
Faizal Assegaf,Ketua Progres 98, Foto : Ist
Faizal Assegaf,Ketua Progres 98, Foto : Ist

POROSNEWS.COM, JAKARTA – Klaim kemenangan sepihak yang dilakukan kubu Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai pemenang pemilu membuat geram banyak pihak. Betapa tidak, saat 80 persen data suara belum dihitung dan  diumumkan diberbagai Tempat Pemungutan Suara (TPS) ditanah air, namun Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bersama dengan segenap partai koalisi pengusung Jokowi-JK menyatakan diri sebagai pemenang.

Menanggapi hal tersebut mantan aktivis 1998 yang juga Ketua Progres 98 Faizal Assegaf  mengingatkan kepada publik bahwa kubu Jokowi-JK bersama dengan Stasiun televisi swasta ternama (Metro TV)  telah berusaha melakukan kecurangan sistematis sekaligus membantuk opini bahwa pasangan capres-cawapres nomor urut 2 lah yang muncul sebagai pemenang dalam ajang pilpres kali ini. Terkait dengan hal tersebut Faizal memberikan beberapa catatan sekaligus penyataan. Adapun pernyataan yang diterima redaksi adalah sebagai berikut :
1… Klaim kemenangan tersebut dilakukan di saat 80 persen data dari hasil perhitungan suara belum diumumkan di TPS di seluruh Indonesia.

2… Manuver politik Ketum PDIP dan pendukungnya, sangat disayangkan telah menimbulkan kebingungan dan keresahan nasional. Tindakan sepihak tersebut tidak dapat diterima oleh seluruh rakyat Indonesia yang masih menunggu hasil resmi perhitungan suara oleh lembaga KPU.

3… Mencermati provokasi berbagai opini yang menyesatkan oleh kubu Jokowi tentang klaim kemenangan sepihak yang dilakukan oleh media massa, maka dengan ini kami meminta KPU untuk segera bertindak tegas. Karena rakyat telah dijebak dalam kebingungan dan kehilangan kepecayaan terhadap hasil perhitungan cepat yang diumumkan oleh berbagai media pendukung Jokowi secara sepihak dan tanpa menunjukan akurasi data secara transparan dan bertanggungjawab. (PN/MARC/EDI).

Komentar Anda

LEAVE A REPLY