Home EKONOMI Memilih Menteri ESDM di Kabinet, Jokowi Harus lebih Cermat

Memilih Menteri ESDM di Kabinet, Jokowi Harus lebih Cermat

0
SHARE

POROSNEWS – – Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Budiman Sudjatmiko, tak membantah jika Ketua Umum PDIP Megawati ikut mengintervensi Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dalam pembentukan kabinet.

JokowiParah

Presiden terpilih Joko Widodo tampaknya ingin menepati janjinya untuk lebih banyak memasukkan kalangan profesional ke kabinetnya. Jokowi menyediakan 18 kursi untuk para profesional non partai.

Sejauh ini sudah 200 nama yang sedang dalam tahap seleksi Jokowi-JK bersama Tim Transisi. Termasuk di antaranya para CEO dan direktur perusahaan.

Meski cara ini cukup baik, Jokowi tetap harus menyeleksi dengan teliti nama-nama yang masuk dalam daftarnya kini. Belajar dari kasus korupsi Jero Wacik, Direktur Eksekutive Energy Watch, Ferdinand Hutahaean meminta Jokowi harus lebih cermat dalam memilih calon Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

Jangan hanya melihat dari prestasi, tapi harus mencermati latar belakangnya. “Jangan hanya karena mencari sosok profesional dan non politik kemudian latar belakangnya tidak diperhitungkan,” kata Ferdinand di Jakarta, Sabtu (20/9/2014).

Latar belakang dinilai penting dalam menentukan nama menteri profesional khususnya yang berasal dari perusahaan asing. Jangan sampai, saat menjabat nanti pola kapitalis asing yang bertentangan dengan Jokowi justru lebih dikedepankan.

“Walaupun dia memiliki prestasi sebagai CEO, tapi bisa saja skema kapitalis sudah melekat padanya. Ini tentu bertolak belakang dengan sistem ekonomi yang diusung Jokowi yakni, ekonomi kerakyatan,” imbuh salah seorang relawan Jokowi-JK itu.

Di bidang migas, saat ini yang paling hangat adalah kebijakan menaikKan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Bisa saja, kata Ferdinand, sang menteri malah menaikkan dengan besaran yang cukup tinggi sehingga Pertamina sulit bersaing dengan produk asing.

“Jika itu terjadi, maka tidak butuh waktu lama ESDM dan Pertamina pasti hancur,” tutup Ferdinand.

Komentar Anda

LEAVE A REPLY