Home Nasional Daerah Teten Masduki Harus Minta Maaf Kepada Rakyat Indonesia

Teten Masduki Harus Minta Maaf Kepada Rakyat Indonesia

0
SHARE
Iniliah portsite Freeport (dok Porosnews.com)
Kawasan Freeport (dok porosnews.com)
Kawasan Freeport (dok porosnews.com)

POROSNEWS –  Menarik apa yang diucapkan oleh Teten Masduki tentang perpanjangan kontrak Freeport. Dalam kesempatan berbicara dengan media Teten Masduki justru berbicara layaknya sebagai wakil Freeport bukan sebagai wakil pemerintah atau Kepala Staf Kepresidenan yang sekarang lagi dijabatnya.

Bukannya mengurusi atau membantu Presiden agar lancar dalam menjalankan tugas, Teten Masduki justru melakukan hal yang melampaui tugas dia sebagai pembantu Presiden di Istana Negara. Setelah beberapa waktu yang lalu kabinet kerja banyak diributkan oleh kegaduhan oleh menteri-menteri yang bersilang pendapat sekarang kegaduhan kembali muncul dari Istana.

Walapun kemudian siang ini Teten Masduki telah mengeluarkan klarifikasi atas pernyataan yang telah dikeluarkan akan tetapi poin-poin klarifikasinya tidak menjawab substansi pernyatan beliau tentang perpanjangan kontrak freeport. Seharusnya Teten Masduki bisa lebih paham atau bisa menahan diri untuk tidak berbicara banyak soal Freeport mengingat beliau punya pengalaman banyak bersentuhan dengan kelompok masyarakat sipil.

Teten Masduki harusnya sangat paham dengan nurani rakyat Indonesia terkhusus kepada rakyat Papua, yang selama ini tidak banyak mendapatkan keuntungan dengan keberadaan Freeport. Sejak aktif di berbagai kelompok masyarakat sipil Teten Masduki sudah pasti tahu seberapa banyak pelanggaran Ham yang terjadi di Papua oleh karena keberadaan Freeport, belum lagi tidak jelas dan tidak adilnya pembagian royalti terhadap pemerintah dan masyarakat Papua, dan persoalan-persoalan yang lain.

Dengan cita-cita Trisakti dan Nawacita yang telah diusung oleh Pemerintahan Jokowi-Jk selama 1 tahun terakhir ini maka tidak selayaknya Teten Masduki berbicara tentang perpanjangan Freeport, apalagi sedikit menakut-nakuti dengan mengatakan bahwa kalau tidak ada investasi freeport maka APBN akan bangkrut.

Sudah selayaknya Teten Masduki dalam kapasitas beliau sebagai Kepala Staf Kepresidenan meminta maaf kepada rakyat Indonesia terkhusus kepada rakyat Papua, atau kalau beliau tidak melakukan itu maka Presiden Jokowi layak mencopot beliau dari jabatannya sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Alif Kamal
Wakil Ketua Umum PRD.

(rilis/prb)

Komentar Anda