Home Nasional Hukum Jaksa KPK Tuntut SDA 11 Tahun Penjara, Wartawan yang Ikut Naik Haji...

Jaksa KPK Tuntut SDA 11 Tahun Penjara, Wartawan yang Ikut Naik Haji Bagaimana?

0

POROS – Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut mantan Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali (SDA) dengan pidana penjara selama 11 tahun dan denda Rp750 juta subsider enam bulan kurungan.

Mantan ketua umum PPP itu dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun anggaran 2010-2011 dan 2012-2013 serta dugaan penyimpangan Dana Operasional Menteri (DOM).

“Meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman 11 tahun dan denda Rp750 juta kepada terdakwa Suryadharma Ali,” ujar Jaksa Muhammad Wiraksanjaya saat membacakan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2015).  Selain dituntut 11 tahun penjara dan denda Rp750 juta, jaksa penuntut juga meminta mantan menteri koperasi tersebut membayar ganti rugi atas kerugian negara sebesar Rp2,325 miliar.

Dalam menjatuhkan tuntutan, jaksa mempertimbangan hal-hal yang memberatkan dan meringankan. Untuk hal yang memberatkan, perbuatan SDA dinilai tidak mendukung program pemerintah yang tengah giat-giatnya melakukan pemberantasan korupsi, terdakwa berbelit-belit serta tidak mengakui perbuatannya.

“Sebagai menteri agama seharusnya terdakwa lebih menjunjung nilai agama sepertu keadilan dan kejujuran. Perbuatan terkait jemaah haji yang seharusnya terbebas dari perbuatan menyimpang,” tambah jaksa.  Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum. “Terdakwa punya tanggungan keluarga,” pungkasnya.  Atas perbuatannya, SDA disangkakan dan terancam melanggar Pasal 2 Ayat 1 jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 jo Pasal 65 Ayat 1 KUHP. Lantas apa kabar yang katanya ada sejumlah wartawan sudah diperiksa KPK dan ikut naik Haji bersama SDA? (ZAMI)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut mantan Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali (SDA) dengan pidana penjara selama 11 tahun dan denda Rp750 juta subsider enam bulan kurungan.  Mantan ketua umum PPP itu dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun anggaran 2010-2011 dan 2012-2013 serta dugaan penyimpangan Dana Operasional Menteri (DOM).  “Meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman 11 tahun dan denda Rp750 juta kepada terdakwa Suryadharma Ali,” ujar Jaksa Muhammad Wiraksanjaya saat membacakan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2015).  Selain dituntut 11 tahun penjara dan denda Rp750 juta, jaksa penuntut juga meminta mantan menteri koperasi tersebut membayar ganti rugi atas kerugian negara sebesar Rp2,325 miliar.  Dalam menjatuhkan tuntutan, jaksa mempertimbangan hal-hal yang memberatkan dan meringankan. Untuk hal yang memberatkan, perbuatan SDA dinilai tidak mendukung program pemerintah yang tengah giat-giatnya melakukan pemberantasan korupsi, terdakwa berbelit-belit serta tidak mengakui perbuatannya.  “Sebagai menteri agama seharusnya terdakwa lebih menjunjung nilai agama sepertu keadilan dan kejujuran. Perbuatan terkait jemaah haji yang seharusnya terbebas dari perbuatan menyimpang,” tambah jaksa.  Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum. “Terdakwa punya tanggungan keluarga,” pungkasnya.  Atas perbuatannya, SDA disangkakan dan terancam melanggar Pasal 2 Ayat 1 jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 jo Pasal 65 Ayat 1 KUHP.

Komentar Anda