Home Nasional Daerah Navias Tanjung, Surat Terbuka dan Teror yang Menantang

Navias Tanjung, Surat Terbuka dan Teror yang Menantang

0
SHARE

Navias Tanjung, Surat Terbuka dan Teror yang Menantang

POROS – Navias Tanjung Terima 3 Ribu Lebih Telpon Usai Buat Surat Terbuka “Tantang Jokowi”

Navias Tanjung, seorang bapak 53 tahun mengirimkan “Surat Terbuka” kepada Presiden Jokowi melalui akun Facebooknya.

Dalam surat terbuka yang diposting Selasa tanggal 26 Januari 2016, pak Navias “menantang” Presiden Jokowi maupun utusannya.

Surat terbuka untuk Jokowi presiden RI:

Selaku sesama anak bangsa yang cinta pada negara ini aku merasa anda telah gegabah dalam mengambil segala kebijakan yang cenderung menghancurkan negara ini.

Tidak ada satupun kebijakan2 anda mulai dari proyeks Esemka, TranJakarta, Tol Laut, Tran Sumatra, Kapal Sapi yang bermamfaat untuk rakyat, termasuk Proyeks Kereta api Cepat Jakarta Bandung, yang anda jadikan mercusuar, pemborosan keuangan negara yang akan memporak porandakan masa depan Indonesia.

Untuk itu atas nama rakyat yang prihatin pada kondisi kehidupan saat ini, aku tantang anda atau siapapun utusan anda untuk debat terbuka dan mengupas siapa yang benar dan salah, jika aku yang salah pidanakan aku, jika anda yang keliru anda harus #Mundur agar rakyat bisa selamat dari kekeliruan anda.

Indonesia, 25/01/16
Navias Tanjung

Demikian tulis Navias Tanjung dengan mencamtumkan fotocopy KTP dan nomor HPnya.

Surat Terbuka Navias Tanjung ini tersebar luas setelah diposting oleh beberapa media online. (Baca: Tak Mau Negara Hancur, Rakyat Ini Kirim Surat Terbuka “Tantang Jokowi” Dan Siap Dipidana)

Dalam perkembangannya, melalui facebooknya, pak Navias Tanjung menyatakan sejak dipublikasikan Surat Terbuka tersebut banyak sekali telpon dan SMS yang masuk, termasuk teror.

“Terima kasih buat semua, telah masuk 3156 miscall, 93 terhubung, 824 sms suport, 4 telepon teror, satu sms kacebong yang menentang, berasal dari 0812 6759 9745 ***untuk cebong no kamu ku taburkan karena kuhubungi tak kamu angkat (kamu banci),” tulis Navias Tanjung, Sabtu (30/1/2016)

(olohok/dbs)

Komentar Anda