Home Nasional Metropolitan Menuju Jakarta Satu

Menuju Jakarta Satu

0
SHARE
Gubernur DKI Jakarta yang juga calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Foto/Instagram)

POROS – Meski baru akan dilaksanakan pada Februari tahun 2017, gaung pemilihan Gubernur DKI Jakarta sudah semakin terasa. Maklum saja, Jakarta dipandang sebagai daerah paling strategis, sebab Jakarta bukan hanya sebagai provinsi semata, melainkan sebagai ibukota negara Indonesia. Dalam kondisi demikian tentu saja kenduri pemilihan kepala daerah Jakarta menjadi barometer perpolitikan nasional.

Sejumlah tokoh politik nasional bahkan sudah pasang kuda-kuda, sebagian dari mereka sudah berkoar-koar di layar kaca, media cetak, media online menyatakan siap maju dalam pemilihan kepala daerah Jakarta. Partai NasDem menjadi partai politik pertama yang menyatakan dukungannya kepada Gubernur DKI Jakarta yang juga calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam pemilukada tahun depan.

Selain nama Ahok, muncul juga sederat nama politisi papan atas yang masuk dalam bursa Pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Sebut saja Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, Wali Kota Bandung, Jawa Barat Ridwan Kamil, Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Abraham Lunggana.

Bukan hanya itu, sederet selebritis papan atas tanah air juga masuk dalam bursa pemilihan Gubernur DKI Jakarta, sebut saja Ahmad Dhani Prasetyo yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sejumlah politikus Partai Amanat Nasional (PAN) dengan latar belakang selebritas juga masuk dalam radar pencalonan Gubernur DKI Jakarta mereka adalah Desy Ratnasari, Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio.

Lantas siapakan tokoh yang akan memimpin Jakarta? Semua masih samar, belum jelas dan penuh teka-teki. Terlebih dunia politik penuh dengan kejutan yang tidak terduga. Bisa saja muncul nama baru yang kurang dikenal publik.

Sejumlah pemikir politik menyebut sosok yang bisa menandingi popularitas dan ketenaran Ahok adalah Wali Kota Surabaya yang juga kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tri Rismaharini. Sejauh ini memang belum ada keputusan resmi dari partai politik berlambang banteng dengan moncong putih tersebut apakah akan mendapuk Risma sebagai calon Gubernur DKI Jakarta, atau akan memberikan dukungan politik kepada calon Gubernur selain Risma.

Terlepas dari persoalan politik yang masih samar, yang jelas rakyat Jakarta membutuhkan sosok pemimpin yang bisa mengurai berbagai problematika yang melilit Jakarta. Beberapa persoalan klasik yang hingga kini belum juga kunjung usai semisal banjir, kemacetan, keamanan dan problem sosial lain semisal kemiskinan, lapangan pekerjaan adalah rentetan masalah yang harus dicarikan solusinya.

Siapapun sosok yang bakal maju dalam ajang kontestasi Pemilihan Gubernur dan kelak terpilih sebagai orang nomor satu di Jakarta memiliki segudang pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan.

Komentar Anda