Home EKONOMI Janji Manis Perwira Ciptakan Pengusaha Wanita Tangguh di era MEA

Janji Manis Perwira Ciptakan Pengusaha Wanita Tangguh di era MEA

0
SHARE
Perkumpulan Perempuan Wira Usaha Indonesia/Perwira (Foto/Istimewa)

POROS – Perkumpulan Perempuan Wira Usaha Indonesia (Perwira) mengaku siap mencetak wirausaha perempuan tangguh dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang sudah mulai berlaku di awal tahun 2016.

Ketua Umum Perwira Elza Syarief mengaku, Perwira adalah organisasi yang sebagian besar diisi oleh perempuan dengan latar belakang pengusaha. Sebagai sebuah wadah organisasi, perwira sudag memiliki kepengurusan di 34 Provinsi di Indonesia.

Selain melakukan berbagai pelatihan dan menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan multi nasional, Perwira juga telah melakukan pembinaan terhadap 95 ribu UKM di seluruh Indonesia.

“Kepengurusan Perwira bukan wajah baru di dunia usaha. Karena sebagian besar atau 95 persen merupakan mantan pengurus berbagai organisasi wira usaha. Sehingga program-program yang dilakukannya bertumpu pada peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia, khususnya mencetak wanita mandiri dan tangguh dalam berwira usaha,” kata Elza di Jakarta, Jum’at (26/2).

Elza yang juga dikenal sebagai advokat mengaku, meski organisasinya belum lama berdiri namun kelahirannya dipandang sebagai “bayi ajaib”. Sebab dalam waktu singkat sudah banyak segudang program yang dijalankan dengan tujuan melahirkan perempuan Indonesia tangguh dan mandiri, sehingga secara kualitas bisa menghadapi era MEA.

Program-program Perwira yang kini sudah berjalan adalah menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan dalam dan luar negeri, serta Kementerian Republik Indonesia. Adapun program kerjasama yang kini sudah berjalan antara lain, “AKU MANDIRI”; KUR BRI; BULOG, TEXMACO, GARUDA INDONESIA, CITILINK, PUM Netherlands, Kementerian Sosial, Kementerian Koperasi dan UKM, dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Selain itu PERWIRA juga telah menjalin kerjasama dengan beberapa kedutaan besar (Kedubes) sejumlah negara yang ada di Indonesia, antara lain Azerbaijan, Arab Saudi, Australia, Polandia, Taiwan , China, Amerika Serikat, dsb.

Bahkan sebagai bentuk eksistensinta sebagai organisasi wanita wira usaha, Elza Syarief diundang ke Universitas Oxford (Inggris) untuk memberikan presentasi pada 2 Maret 2016 mendatang. “Dari ribuan peserta dari berbagai negara, hanya saya seorang diri yang mewakili Indonesia,” kata Elza bangga.

Pada pidato di depan para mahasiswa dan akademisi universitas internasional itu, Elza juga akan memaparkan pentingnya pemberdayaan UKM/UMKM bagi peningkatan kesejahteraan rakyat kecil. “Melalui organisasi PERWIRA tentunya tujuan kita untuk mensejahterakan rakyat Indonesia akan bisa terwujud,” ujar perempuan yang berprofesi sebagai advokat ini.

Dalam menjalankan roda organisasi, PERWIRA akan memanfaatkan kecanggihan informasi teknologi elektronik (ITE) dalam mengambil beberapa keputusan, seperti Munas, Musda, Rakernas, dan Kongres. Dengan menggunakan ITE tersebut, maka PERWIRA akan selalu terdepan dalam melakukan produksinya yang dapat dipamerkan dan dijual di tingkat nasional dan internasional.

“Prinsip dasar organisasi PERWIRA adalam meminimalis ceremonial dan meningkatkan etos kerja yang tinggi untuk produksi dan pameran,” demikian Elza.

Komentar Anda