Home Nasional “UMAT ISLAM SELAMATKAN REPUBLIK”

“UMAT ISLAM SELAMATKAN REPUBLIK”

0
SHARE

Sudah bukan hal baru, naiknya Petruk-Gareng yg didukung oleh Mafia2 Cina dan RRC dengan menggunakan tangan2 kotor Pengkhianat2 Bangsa seperti Megawati serta Yassona Laoly dan menteri2 lain. Mereka mau memasukkn 10 juta orang Cina Komunis dari RRC yang mengaku buruh,untuk bekerja dengan menggusur pribumi.

Tentulah Petruk-Oey juga yang memerintahkan tanpa persetujuan Wakil2 Rakyat, yang berarti melanggar Konstitusi. Bahkan, tindakan2 Petruk sudah mengarah pada usaha2 kejahatan terhadap Keamanan Negara, yaitu melakukn Makar terhadap kedaulatan Negara.
Di Afrika Selatan siapa pun penggusur kesempatan kerja diusir dan dibunuh. Vietnam yang pernah dijajah Cina 1000 thn lamanya, pabrik2 Cina sekarang dbakari dan Cinanya diusir.
Di Indonesia, selain ada Mafia2 Cina yg menguras kekayaan NKRI selama bertahun-tahun, juga ada Cina Sinting yg bercita-cita mau mendirikan Negara Kristen Cina Indonesia dengan cara menggusur Pribumi dan mnista Islam, ingin dipilih menjadi Gubernur; tentu harus dtolak!
Syahdan, bertahun sebelum Gareng-Ahok beraksi menista Islam, rakyat sudah marah terhadap penguasa-penguasa yang berkhianat; dan brencana mncabut mandatnya. Hal seperti itu pernah terjadi pada hampir semua presiden RI, termasuk Soekarno dan Soeharto. Banyak penguasa RI lupa, kalo rakyat sudah marah dan turun ke jalan melawan mereka, maka itulah Konstitusi Tertinggi yg tdk bs dhentikn.
Pd 4/11 lalu rakyat yg jg umat Islam mnggelar show of force mnunjukkn kekuatannya yg bs mnghancurkn Pnguasa jahat dan khianat yg mau mlindungi kjahatannya dan si Penista Islam. Tp mrk tdk sadar bhw ancaman rakyat itu riil dan konstitusionil.
Para Habaib, Ulama dan Ahli2 Agama jg hrs sadar, bhw 2 juta umat yg brgerak 4/11 kmrn adalh mayoritas pmuda, mahasiswa dan rakyat biasa yg terpanggil oleh ksadaran yg tinggi; bhw masalahnya bukan sj soal pnistaan thd Islam; bukan lg soal Pilkada… Tp soal mnyelamatkn Rakyat, Bangsa, Negara dan Agama. Para Ulama hrs bs brsatu-padu dg Pmuda, Mahasiswa dan Aktivis; krn ini sdh memasuki wilayah Politik Knegaraan.
@SBP 18 Nov

Komentar Anda

LEAVE A REPLY