Home Jakarta Menyandang Status Tersangka, Ahok Diprediksi Bakal Keok

Menyandang Status Tersangka, Ahok Diprediksi Bakal Keok

0
SHARE
Basuki Tjahaja Purnama/Net

POROSNEWS – Usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama, popularitas calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama terus merosot. Gubernur yang akrab disapa Ahok itu diprediksi akan tumbang dalam ajang kontestasi pilkada DKI Jakarta yang akan dihelat pada pertengahan Februari tahun depan.

Analis politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun menilai dengan menyandang status sebagai tersangka maka Ahok berpeluang akan kalah di putaran pertama pilkada Jakarta.

“Kemungkinan Ahok akan gigit jari pada putaran pertama, atau Ahok bisa kalah di putaran pertama,” kata analis politik yang akrab disapa Ubed belum lama ini.

Ubed yang juga bekas aktivis pergerakan tahun 1998 melanjutkan, dengan posisinya sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama, maka baik langsung maupun tidak langsung tingkat elektabilitas Ahok akan terus menurun dan tergerus.

“Maka kandidat lain seperti pasangan Agus-Silvy dan Anies-Sandi akan mendulang limpahan dukungan,” tandasnya.

Di tepi lain kepala Puskamnas Hermawan Sulistyo juga membenarkan jika Ahok terus diterpa dengan isu di luar isu pilkada maka yang mendulang keuntungan dari hal tersebut adalah lawan Ahok dalam pilkada.

Hermawan Sulistyo yang akrab disapa Kikiek menjelaskan jika politik itu mirip sekali dengan Balon, jika didorong sebelah kiri maka sisi kanan yang menggelembung. Pun demikian dalam konteks pilkada Jakarta, jika Ahok digoyang maka yang untung adalah lawan politiknya.

Tanpa tedeng aling-aling, Kikiek menyebut rival ahok yang paling berpeluang menang dan menarik keuntungan dari kasus yang menerpa ahok adalah Agus Harimurti Yudhoyono.

“Kalau Ahok terus digoyang dengan isu yang bukan isu pilkada, jadi yang menang Agus,” kata Hermawan Sulistyo menanggapi pertanyaan awak media di sela-sela acara seminar internasional antara Universitas Bhayangkara Jakarta Raya dan University of Mindanao Philippine yang dihelat di kampus 2 UBJ, Bekasi Utara, Jawa Barat 28 November 2016. (MAR)

Komentar Anda

LEAVE A REPLY