Home EKONOMI Alumni Aksi Bela Islam, Bentuk Koperasi Syariah 212

Alumni Aksi Bela Islam, Bentuk Koperasi Syariah 212

0
SHARE

POROSINDONESIA – Semangat umat Islam bangkit. Dengan Saya Bisa, Harus Bisa dan Insya Allah Bisa menjadikan yel-yel serius bagi endirian Koperas Koperasi Syariah 212. Dari Yayasan MU 212 adalah Mitra Usaha 212 merupakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ekonomi Syariah berafiliasi langsung dengan Habib Rizieq Shahab, Ulama GNPF dan Dewan Syariah MUI untuk kebangkitan umat Islam.

Saat ini MU 212 dan bisnis212.com. Hari ini launching Koperasi Syariah 212 yang menjangkau seluruh umat Islam Indonesia. Hadir di Jakarta tepatnya di Mesjid Al Ittihad Tebet Mas Jakarta Selatan.

Dengan penggalangan Dana awal dari umat islam untuk membangun koperasi dengan tujuan dari umat untuk umat islam Koperasi Syariah 212 ini terwujud. Mengahadirkan tokoh Syariah Antonio Safeii dari pihak Dekopin, dan Kementerian Koperasi dan sejumlah pihak.

Semangat umat 212 merambah ke sisi ekonomi dilandasi dari aksi 212 menjadikan  Koperasi Syariah 212 yang digagas Eka Gumilar dihadiri ribuan umat.

Bibit-bibit ide kebangkitan ekonomi umat sebenarnya telah muncul beberapa tahun lalu. Dia prihatin Indonesia memiliki rakyat yang besar, namun seringkali dalam banyak hal mereka hanya sebagai ‘makmum’, baik dalam kebijakan pemerintah, ekonomi, bahkan dalam urusan kesejahteraan banyak yang tertinggal.

Sebelum aksi 212, Eka kerap menggelorakan ajakan agar masyarakat memilih ke pasar tradisional dibanding swalayan besar dan menabung di bank syariah. Pasalnya gerakan tersebut merupakan sebuah kekuatan besar.

Begitu ada momentum 212, dia pun melempar ide kebangkitan ekonomi umat di media sosial. Tak disangka, respons yang datang sungguh luar biasa. Ribuan surat elektronik masuk. Semua bersemangat atas ide koperasi syariah 212. Ada yang berani menyumbangkan tanah dan rumahnya.

“Kita harus bersatu, tidak ada yang tidak mungkin kalau bersatu untuk bangun itu bisa untuk kebangkitan ekonomi umat,” ujar Eka dalam Musyawarah Pembentukan Koperasi Syariah 212 di Jakarta, Sabtu (17/12).

Aksi 212 kata Eka adalah semangat yang harus dibina sejarah mengajarkan bahwa penjajahan biasanya dibungkus dengan niat baik, seperti berdagang serta memberi modal dan bantuan. Namun lambat laun, penjajah menguasai Indonesia. Dari pengalaman itu, rakyat harus introspeksi diri dan menghindari 3 M yakni maling, malas, dan munafik. Koperasi syariah 212 diharapkan mampu berpartisipasi membesarkan Indonesia.

Dia membayangkan, alangkah luar biasanya apabila ada koperasi syariah 212, minimarket 212, travel 212, dan sebagainya. Pasalnya uang-uang yang selama ini mengalir ke pihak asing, akan berbalik arah memberikan manfaat untuk umat.

“Mudah-mudahan jadi sejarah bangkitnya koperasi di Indonesia. Semoga jadi koperasi yang sibuk mencari anggota tapi anggotanya yang memerlukan koperasi. Bukan sibuk mengurus pengurus, tapi sibuk mensejahterakan umat,” jelas Eka.

Pihak penyelenggara tak menyangka antusias masyarakat terkait pembentukan koperasi ini cukup besar. Awalnya, mereka menargetkan 100 hingga 150 orang (mitra usaha koperas) tetapi ternyata ada 1.400 KTP yang masuk dan registrasi.

Koperasi Syariah 212 Koperasi ini mengambil simbol pendanaan dari nilai Historis spirit 212 yaitu dana pokok 212.000, Dana perbulan 21.200 dan modal utama 21 M 200 juta rupiah. Hari ini launching Koperasi Syariah 212 menjangkau seluruh umat Islam. Dengan penggalangan Dana awal dari umat islam untuk membangun koperasi dengan tujuan dari umat untuk umat islam. Adapun susunsan pengurus sebagai berikut

Koperasi Syariah 212
Pengawas :
1. Habib Rizieq Shahab
2. Ust Bachtiar Nasir
3. Ust Zaitun Rasmin
4. Ust Syafii Antonio
5. Ust Muhammad Sukri

Ketua : Eka Gumelar
Wakil ketua : Suhendra
Wakil ketua 2 : dr Taufan

Sekretaris : dr Ivan Albar
Wakil sekretaris 1 : Imron Halimy SH
Wakil sekretaris 2 : Ahmad Prihatna

Bendahara : Saptahuddin
Wakil Bendahara : Aendra Medita

Langkah selanjutnya dari rumusan membentuk Legalitas kepengurusan dan Akta Koperasi. Bravo!! |MDT

Komentar Anda

LEAVE A REPLY