Home Nasional Daerah Negara Harusnya Tunduk & Hormati Fatwa MUI Bukan Takluk pada Gerombolan Penista...

Negara Harusnya Tunduk & Hormati Fatwa MUI Bukan Takluk pada Gerombolan Penista Agama!

0
SHARE

Himbauan ulama agar tidak mengucapkan selamat Natal harus dihargai, jangan sewot dan terkesan maksa ummat Islam. Keputusan ulama adalah rujukan mutlak bagi seluruh ummat Islam, yang tidak setuju cuma gerombolan penista agama dan misionaris binaan jaringan cukong aseng.

Harus diingat bahwa, pelarangan bagi kaum muslim agar tidak menyampaikan selamat Natal, tentu sudah melalui kajian mendalam dan sesuai dengan ajaran Islam. Dimana Al Qur’an tidak menyebutkan bahwa Jesus adalah tuhan dan Natal adalah ajaran kaum Nasrani yang berpegang pada Al Kitab yang asli.

Kalau soal Nabi Isa Al Masih, sudah jelas adalah Rasul dan sangat dicintai oleh ummat Islam tanpa terkecuali. Isa menjalankan misi keagamaan sesuai dengan ajaran suci Al Kitab yang asli sebagai mana dijelaskan dalam Al Qur’an.

Tapi kalau kegiatan Natal tidak ada dalam sejarah perjalanan kenabian Isa Al Masih dan bukan merupakan sebuah ritual suci yang patut diikuti oleh ummat Islam. Jadi soal ginian, kembalikan saja kepada perintah Al Qur’an, yakni: “Untukmu agamamu, dan Untukku agamaku…”

Apakah ummat Islam yang tidak memberi selamat Natal disebut intoleran…? Itu tuduhan orang primitif dan gerombolan penista agama. Mosok, ukuran toleransi ummat beragama didasari oleh tindakan pemaksaan kehendak soal ucapan Natal.

Jadi berhentilah mempolitisasi momentum Natal dengan segala modus politik yang tanpa disadari telah mengkerdilkan ajaran Kristus itu sendiri. Jadilah kalian ummat Nasrani yang sepenuhnya merujuk pada kehidupan dan perilaku Nabi Isa Al Masih.

Dengan sikap itu maka kalian dengan Ummat Islam akan sejalan dan hidup berdamai dalam ajaran agama yang benar dan mulia. Berhati tulus, penuh cinta kasih dan tidak tersesat menjadi gerombolan penista agama.

Nabi Isa Al Masih berkata: “Hai hamba dunia ini, daripada membagi-bagikan sedekah lebih baik kalian bersikap baik pada orang-orang yang kalian perlakukan tidak adil!”

Faizal Assegaf 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY