Home Nasional Hukum Laporan lengkap Sidang Lanjutan Perkara Penistaan Agama Gubernur Non Aktif Basuki Tjahaja...

Laporan lengkap Sidang Lanjutan Perkara Penistaan Agama Gubernur Non Aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

0
SHARE

Pada hari Selasa tanggal 7 Pebruari 2017 pukul 09.00 WIB di Auditorium Kementan Jln. Harsono RM No. 3 Pasar Minggu Jaksel sidang ke 6 dg terdakwa Basuki Tjahaya Purnama LP : 1537/pid.B/2016/PN Jakut dengan agenda mendengarkan saksi-saksi, dimana Penuntut umum rencananya akan menghadirkan saksi saksi.

II. Untuk perangkat Majelis Hakim, Panitera pembantu PN Jakut, dan Jaksa Penuntut Umum kasus Sdr. Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok belum ada perubahan yaitu :

1. Majelis Hakim:
a. Ketua Majelis Hakim:
– H. Dwiarso Budi Santiarto S.H., M.Hum.
b. Anggota:
1.Jupriadi S.H., M.Hum
2. Abdul Rosyad S.H
3. Joseph V. Rahantoan S.H
4. I Wayan Wirjana S.H.

2. Panitera Pembantu:
a. Arie Palti Siregar. SH.
b. H. Erni. SH.
c. Yose Priyono. SH.

3. Jaksa Penuntut Umum :
a. Ali Mukartono SH. MH. (Jaksa Utama Madya).
b. Reky Sonny Eddy Lumentut, SH. (Jaksa Utama Pratama).
c. Dr. Lila Agustina, SH. MH. (Jaksa Utama Pratama).
d. Drs. Bambang Surya Irawan, SH. (Jaksa Utama Pratama).
e. J. Devi Sudarso, SH.MH. (Jaksa Utama Pratama).
f. Sapto Subrata, SH. MH. (Jaksa Utama Pratama).
g. Bambang Sindhu Pramana, SH. (Jaksa Utama Pratama).
h. Ardito Muwardi, SH. MH. (Jaksa Madya).
h. Deddy Sunanda, SH. MH. (Jaksa Madya).
j. Suwanda, SH. (Jaksa Madya).
k. Andri Iranofa, SH. MH. (Jaksa Muda).
l. Diky Oktavia, SH. Mpd. (Jaksa Muda).
m. Federik, SH. (Jaksa Muda).

4. Penasehat hukum terdakwa (Tim Advokasi Bhineka Tunggal Ika BTP) :
a. Sirra Prayuna, SH
b. Fifi Letty Indra, SH
c. Humprey Djemat, SH
d. Diarson lubis, S.H, M.H
c. Tegus Samudera, S.H
d. I Wayan Sudirta, S.H
e. Yanuar Prawirawasesa, S.H, M.H

II. Saksi yg bisa hadir al :
1. DR. M. Hamdan Rasyid (MUI)
2. Syahbudin ( Warga Jkt )
3. Zainudin.
4. D.R HM Hamdan Rasyid, MA.

III. Susunan acara :
1. Pukul 08.00 wib pengunjung baik yg pro ahok sekitar 30 orang dan dari gnpf mui sekitar 30 orang memasuki ruangan sidang.
2. Pukul 08.15 wib JPU memasuki ruang sidang
3. Pukul 08.20 wib Penasehat hukum terdakwa memasuki ruang sidang.
4. Pukul 08.55 wib pembacaan tata tertib ruang sidang .
5. 09.00 wib Majelis hakim dan terdakwa memasuki ruang sidang dilanjutkan pemeriksaan saksi saksi .

IV. Keterangan saksi saksi :
1. Pukul 09.02 s.d 10.22 Wib Saksi Zaenudin alias Panel bin Adin (Nelayan pulau Panggang).
Profil : Umur 39 th, TTL : Jakarta, 10 Juli 1977, agama Islam, Pekerjaan Nelayan, Tdk tamat SD (sampai kelas 5 SD), alamat RT. 01/ RW. 01, Kel. Pulau Panggang, Jakut.

a. Pertanyaan Hakim dan keterangan saksi :
1) Apa pekerjaannya? Saksi menjawab, Nelayan Pak.
2) Bapak ke lautnya kapan? Saksi menjawab, Setiap hari Pak.
3) Apakah kenal dengan terdakwa? Saksi menjawab, Tidak kenal, namun tau.
4) Bapak waktu itu pas acara apa dgn terdakwa? Saksi menjawab, Acara budidaya ikan.
5) Apakah bapak diundang atau tidak? Saksi menjawab, Atas undangan lisan dari kawan.
6) Pada saat itu siapa saja tokoh atau pejabat yang datang? Saksi menjawab, Saya taunya hanya bapak Gubernur Ahok saja yg datang.
7) Saudara sewaktu pidato itu ada dimana posisinya? Saksi menjawab, Saya agak jauh posisinya.
8) Apakah saudar tau sewaktu itu dekat2 dengan pilkada? Saksi menjawab, Saya tidak tau Pak.
9) Apakah saudara dengar masalah pembicaraan pilkada? Saksi menjawab, Saya tidak tau Pak, saya tidak perhatikan dengan seksama.
10) Setelah acara tsb, saudara kemana? Saudara tau atau tidak rombongan gubernur setelah acara tsb kemana? Saksi menjawab, Saya masih disitu2 saja Pak, saya tidak tau gubernur habis itu kemana.
11) Pernah tdk dimintai keterangan oleh Polisi? Kapan? Dimana? Saksi menjawab, Pernah, saya ngga tau kapan udah lama sih, di Kantor Polisi Kepulauan Seribu.
12) Setelah saudara diperiksa, apakah saudara disuruh baca sama pihak pemeriksa (polisi)? Saksi menjawab, iya saya disuruh baca lagi.
13) Apakah saudara disuruh tanda tangan oleh pemeriksa (polisi)? Saksi menjawab, Iya, saya disuruh tanda tangan.
14) Kira2 ada berapa rombongan Pak Gubernur pada saat itu? Saksi menjawab, Kurang ngerti saya Pak, kurang lebihnya ramai pada saat itu Pak.
15) Di acara tsb apakah diakhiri dengan acara makan2 atau apa begitu? Saksi menjawab, Saya tidak tau Pak.
16) Pada saat di pulau seribu, terdakwa pakai baju apa? Saksi menjawab, Pakai baju dinas Pak.
17) Tamu yang lain2 pakai baju apa? Saksi menjawab, Saya ngga terlalu perhatiin Pak.
18) Apa yang saudara perhatikan pada saat di acara tsb? Saksi menjawab, Acara budidaya saja Pak.
19) Apa yg saudara dengar persis kata2 dari terdakwa? Saksi menjawab, Saya kurang paham Pak, cuma bilangnya begini kalau ada yang lebih bagus dari saya, tidak usah pilih saya.
20) Sewaktu di BAP oleh Polisi, kira2 saksi tau atau tidak jadi saksi atas kasus apa? Saksi menjawab, Saya tidak tau kalau saya mau di BAP dan nantinya saya akan jadi saksi persidangan.
21) Sewaktu di acara tsb, saksi datang berapa orang? dengan siapa? Saksi menjawab, Saya datang ber 5 Pak, dengan kawan2 saya.
22) Pernah dengar di TV atau tidak kalau terdakwa pernah bilang jangan mau dibohongin surat almaidah 51? Saksi menjawab, Pernah Pak, tapi saya lupa kapan, saya pernah diperihatkan video sewaktu di ktr Polisi ttg tayangan terdakwa.
23) Bgmn menurut saksi tentang tayangan video yg sudah saksi lihat di video tsb, apa reaksi anda? Saksi menjawab, Ya harusnya terdakwa minta maaf krn sdh menistakan mslh surat almaidah tsb.
24) Apakah saudara pernah dengar terdakwa minta maaf setelah kejadian tsb? Saksi menjawab, Pernah Pak.

b. Pertanyaan JPU dan Keterangan Saksi :
1) Apakah saudara melihat kejadian di video yang ditayangkan oleh Polisi sama dengan kejadian di pulau pramuka? Saksi menjawab, Sama Pak, seperti itu.
2) Selain terdakwa sewaktu dipulau pramuka, apakah ada tokoh lainnya yang hadir? Saksi menjawab, Tidak ada, tidak tau.
3) Ditempat saudara mata pencahariannya apa? Apakah ada yang bercocok tanam
Nelayan Ibu? Saksi menjawab, tidak ada yang bercocok tanam.
4) Pada waktu ditempat acara tsb, kira2 bisa nyambung apa tidak signal Hp disana? Saksi menjawab, Bisa kok Pak.
5) Saudara jam brp pulang kerumah setelah hadir pada acara tsb? Saksi menjawab, Jam 11.00 siang Pak.
6) Saudara naik apa pulang ke rumah? Saksi menjawab, saya naik ojek Pak.

c. Pertanyaan Penasehat Hukum dan Keterangan saksi :
1) Pada saat gubernur ditempat tsb setelah selesai menyampaikan pidato, apakah ada peserta yang marah atau tidak terima, atau tertawa2? Saksi menjawab, Pada tertawa semua Pak, tidak ada yang marah.
2) Apakah ada sesi tanya jawab, pd saat di pulau pramuka? Saksi menjawab, Ada Pak, tapi saya lupa apa isi tanya jawabnya Pak.
3) Apakah saudara ikut dalam tanya jawab tersebut? Saksi menjawab, Saya ndak ikut Pak.
4) Apakah pada waktu dikantor Polisi, pernah dilihatkan pada saksi tayangan sebuah video? Berapa lama tayangannya? Saksi menjawab, Pernah sih Pak, tapi saya lupa berapa lama itu.
5) Apakah saksi pernah di interview oleh Polisi? Kapan? Berapa kali? Saksi menjawab, Pernah Pak, bulan Oktober 2016, sebanyak 2 kali.
6) Saudara tau apa tidak bahwa almaidah itu bagian dari Alquran?Saksi menjawab, Saya tau Pak, namun belum pernah baca karena saya belum khatam baca Alquran
7) Apakah saudara tau apa artinya interview? Saksi menjawab, Saya tidak tau Pak, saya taunya diperiksa.

d. Tanggapan Terdakwa
(Tidak ada).

2. Pukul 10.28 s.d 11.08 Wib Saksi Sahbudin Profil Saksi : Pekerjaan Nelayan ikan hias, Lulus SMA 1992, Islam, Alamat Pulau Panggang RT. 01/ RW 01, Kep. Seribu.

a. Pertanyaan Hakim dan Keterangan Saksi :
1) Apakah saudara mengenal terdakwa? Saksi menjawab, Saya kenal terdakwa namun tidak kenal dekat, hanya sekedar kenal saja.
2) Apakah sewaktu pidato terdakwa tsb, saksi jelas apa yang dibahas? Saksi menjawab, Saya kurang begitu jelas mendengarkan pidatonya.
3) Berapa kali saksi diperiksa sama polisi? disuruh apa saja? Saksi menjawab, Saya diperiksa sebanyak 2 kali, yaitu yang pertama diperiksa, yang kedua disuruh tanda tangan.
4) Dari rumah saudara ke pulau pramuka jauh apa tdk? naik apa? Saksi menjawab, Jauh Pak, saya naik ojek laut dengan kawan2 saya.
5) Selang berapa lama saudara datang dengan gubernur? Saksi menjawab, Selang setengah jam-an lah Pak.
6) Saudara melihat siapa saja sewaktu disana? Saksi menjawab, saya hanya mengenal Gubernur saja Pak, yang lain tidak ada yang kenal kecuali kawan saya.
7) Jarak saudara duduk dengan Gubernur berapa jauh? Saksi menjawab, Kira2 sekitar 6 meter sih Pak.
8) Apa yang saudara dengar isi pidato dari terdakwa? Saksi menjawab, Isi pidato tsb, kalau ada yang lebih baik dari saya, jangan pilih saya.
9) Apakah saudara pernah melihat bhwa terdakwa pernah mengucapkan tentang isi surat almaidah? Saksi menjawab, Pernah Pak, tapi saya melihatnya sewaktu di handphone.
10) Apakah saudara pernah tau surat almaidah itu ada dibagian mana Alquran? Saksi menjawab,
Saya tidak tau Pak, karena saya belum pernah baca surat almaidah 51. Saya taunya dari sewaktu kejadian pas sudah ramai.

b. Pertanyaan JPU dan Keterangan Saksi :
1) Kapan saudara mendengar dan melihat peristiwa itu dimana? Saksi menjawab, saya lupa waktunya, namun saya melihatnya sewaktu di Handphone kawan saya
2) Apakah saudara mengetahui siapa saudara Dedi Junaidi? Saksi menjawab, Beliau adalah Ketua RT saya.
3) Apakah saudara khatam Alquran? Saksi menjawab, Saya belum khatam alquran Pak, saya janji dalam hati bahwa saya akan khatam alquran.

c. Pertanyaan PH dan Keterangan Saksi :
1) Apakah saudara tau apa isi surat almaidah tsb? Saksi menjawab, Saya tidak tau Pak, namun saya akan berusaha akan mencari tau tentang surat almaidah tsb.
2) Apakah saudara tau bagaimana situasi di tempat terdakwa pidato?
Saksi menjawab, Saya tau sekali situasi disana itu banyak orang, banyak ibu2 yang minta foto2.

d. Tanggapan Terdakwa
(Tidak ada).

3. Pukul 11.15 s.d 13.52 Wib, sidang dilanjutkan dengan saksi ke-3 Saksi M. Nuh
Profil Saksi : Islam, Saksi Ahli Puslabfor, Pangkat AKBP, Pekerjaan berdinas di Subdit Puslabfor Mabes Polri, Ahli Forensik Komputer Polres Jaktim, Lulusan S2 IT di Amerika.

a. Pertanyaan Hakim dan Keterangan Saksi :
1) Saudara melakukan analisa ini dapat surat tugas dari mana? Saksi menjawab, Kepala Puslabfor Mabes Polri.
2) Berapa tim dalam kasus ini saudara melakukannya? Saksi menjawab, Saya berikut 4 orang melaksanakannya.
3) Apa ada metode khusus dalam menangani kasus ini? Saksi menjawab, Kami bekerja berdasarkan azas pro justicia, lalu kami melakukan penelaahan metode sesuai dengan memory ram, komputer, video. Meneliti/ mengecek satu persatu.
Kualitas video, analisis test yang kami jadikan dasar sebagai sidik jari digital.
4) Apakah apa penambahan atau pengurangan dalam rekaman video tsb? Saksi menjawab, Tidak ada penambahan ataupun pengurangan dalam video tsb, rekaman tersebut asli.
5) Apakah ada editing dari hasil temuan puslabfor? Saksi menjawab, Tidak ada editing alias asli.
6) Menurut saksi ahli, dari mulai terdakwa mengambil mic s.d menaruh mic apakah di editing atau bgmn? Saksi menjawab, Itu asli, tidak ada editing.
7) Bisa tidak kira2 saudara saksi menjelaskan mana yang urutan pertama dan terakhir?Saksi menjawab,
– Yang pertama dari Kominfo tahun 2016, bln 10, tgl 06, waktunya 00:08:02.
– Yang kedua mendownload tgl 06 Oktober, dia dilacak maka akan bisa menimbulkan hasilnya yang ketiga dan keempat seperti apa yang tertayang di frame di computer tsb
untuk analisis press sbg sidik jari digital saat ada perubahan awalnya akan disampaikan kita bisa tahu, bagaimana tingkat kualitas suatu gambar ditentukan oleh beberapa analisis.
– Tidak kita temukan adanya rentan atau pembuangan frame, jika ada frame yg hilang atau objek.
– Tidak ditemukan adanya pembuangan atau penyisipan frame.
– Jika kita download dari Youtube akan menunjukan server jaringan 2 kita bisa tahu dari perangkat Invoice nya dengan sekian dengan sekian.
– Hasil download dr Youtube website nya darimana saja.
8) Di frame ke berapa yang mengatakan “jangan percaya dst? Saksi menjawab,
– Kalau frame saya tidak ingat, karena harus di transferkan ke menit yaitu di menit ke 42.
-Kalau yang ke dua dimenit ke 24 dan menit ke 25.
i) Pekerjaan ini anda lakukan berapa orang…?
– Penelitian menggunakan metode dalam dunia forensik, dan tim Puslabfor ada 4 orang.
– Kami melakukan tugas ini berdasarkan surat tugas dari Puslabfor melakukan Riksa alat bukti barang melakukan analisa atas dasar surat tugas khusus ini dari Kepala Puslabfor.

b. Pertanyaan JPU dan Keterangan saksi :
1) Dari mana analisis frame yang saudara lakukan tersebut? Saksi menjawab, Kita menganalisis frame dari Website Pemda DKI ada persamaan dari Website lain selain Website Pemda DKI. Karena laporan forensik dituangkan dalam Pro Justisia, dan resmi dalam BAP yg dituangkan, bukan hanya sekedar saint bukti tapi ada pertanggung jawabanya.
2) Tolong saudara saksi jelaskan menurut analisys saudara apakah perbyte, perHz atau analisis per frame? Saksi menjawab, Yaitu kami lakukan analisis keseluruhan tiap2 metode meta data, frame, per hz, per byte sedetail mungkin sehingga data dapat maksimal.
3) Apakah setiap kali saudara ahli melakukan tugas tsb selalu disertai transkip? Saksi menjawab, Iya, setiap kali kami selesai bekerja, pasti ada transkip yang selalu kami buat.

c. Pertanyaan PH dan Keterangan Saksi :
1) Sehubungan dgn keterangan sdr saksi bagaimana pemaknaaan saudara dengan kenyataan pada temuan rekaman pada menit ke 24 dan 25 seperti itu? Saksi menjawab, Sebenarnya mudah, tinggal kita lihat frekwensi repeater nya saja, sehingga kita bisa menentukan apakah itu rekaman variasi atau bukan. Ketika terdakwa mengambil mic dan meletakkan mic, disitu saja ketahuan secara keseluruhan (komprehensif) isi script dialog tsb secara terperinci melalui hasil laboratorium forensik kami.

2) Bagaimana saudara menganalisis dlm 12 detik sementara rekaman tsb kan berdurasi 1 jam, 24 menit, sekian detik? Saksi menjawab, Ngga ada masalah bagi kita, kita bisa announcment rekaman tsb tdk dgn harus dibatasi persekian detik, kita dengan dasar kerja kita melalui penelitian di laboratorium kami

3) Apa relevansi saudara saksi, mengenai analisis 12 detik dari saudara ahli tsb? Saksi menjawab, Sebenarnya tergantung bagaimana kita menggunakan creeck tsb pergambar, jadi menurut saya analisis objek itu sangatlah bisa di teliti. Jadi isn’t imposibble bagi kami utk tidak bisa menganalisis kasus ini karena kasus rekaman ini memang sudah kami teliti dari tiap transkipsi per byte, per Hz dan seterusnya.

4) Apakah tugas ahli dalam kasus rekaman ini ada unsur pemotongan, peng editan dst? Saksi menjawab, Kami tidak berkenan untuk memotong sebuah transkip rekaman dalam kasus ini.

d. Tanggapan Ahok :
(Tidak memberikan tanggapan).

4. Pukul 13.55 s.d 14.56 Wib Saksi Ahli D.R H.M Hamdan Rasyid, MA
Profil Saksi :Islam, Lulusan S3, Dosen Pasca Sarjana UIJ, Anggota Fatwa FUI Pusat, Pengasuh Ponpes di Depok, Tinggal di Jakarta.

a. Pertanyaan Hakim dan Keterangan Saksi :
1) Apa beda Tafsir dan Fiqih? Saksi menjawab,
– Ilmu yg mnjelaskan tentang ilmu dari Allah
– Ilmu yg menjelaskan tentang ilmu yang berdasarkan dari pendapat seseorang ke orang yang lain
2) Apa pengertian almaidah ayat 51? Saksi menjawab, Artinya adalah ayat yang membahas masalah pemimpin.
3) Apa artinya terjemahan tafsir? Saksi menjawab, Ilmu Tafsir adalah intinya tentang penjelasan-penjelasan.
4) Saudara mengambil jurusan apa saat S3? Saksi menjawab, Saya memgambil jurusan tafsir.
5) Ada berapa metode dlm tafsir? Saksi menjawab, Ada banyak Pak, ada 4 secara garis besar.
6) Apakah terjemahan tersebut memacu pada tafsir atau apa? Saksi menjawab, Jadi kita kembali pada transkipnya dulu Pak, yaitu tafsirnya yang memacu kepada pemimpin.
8) Metode Tafsir apa menurut saudara ahli yg menerangkan ke wali atau aulia? Saksi menjawab, Metode Tafsir Tematik, karena kata aulia dlm surat almaida ayat 51 itu lebih dimaknai dengan arti Pemimpin.
9) Apakah alquran itu menurut ahli? Saksi menjawab, Alquran itu adalah kitab suci umat Islam dan sudah diakui kebenarannya.
10) Apabila ada yg menyampaikan isi alquran kpd umat dan masyarakat, apakah itu tentang kebenaran? Saksi menjawab, Allah jamin, itu pasti berita kebenaran menurut pandangan orang Islam.
11) Apa pengertian Kafir menurut Ahli? Saksi menjawab, Kafir dalam keyakinan, musyrik, kafir dlm kontek harbii yaitu ingkar tidak ditentukan itu apa agamanya. Bahwa dalam pandangan Islam semua bayi itu beragama Islam, namun terserah mereka nanto memilih agamanya mau apa saja.

b. Pertanyaan JPU dan Keterangan saksi:
1) Pemimpin dlm arti apa yg dimaksud dlm surat almaidah ayaf 51 tsb? Saksi menjawab, Di dalam agama Islam, mau apapun jabatan pemimpin tsb yaitu ada 2 tugas :
– Menjaga Agama, harus mampu mengatur ibadah masyarakatnya
– Mengurus Roh Agama dan Dunia.

c. Pertanyaan PH dan Keterangan Saksi :
Bahwa Pernyataan dari PH tentang saksi yaitu keberatan dikarenakan isi BAP dan keterangan dari pada saksi ahli dianggap sama isinya seperti hasil BAP dan Pemeriksaan KH Ma’aruf Amin.

d. Tanggapan Terdakwa :
Tidak ada.

V. Pemeriksaan saksi selesai dalam keadaan aman, dilanjutkan pada hari Senin tgl 13 Februari 2017, pukul 09.00 Wib. Dikarenakan hari Selasa sudah masuk minggu tenang maka, sidang diajukan menjadi haru Senin.

2. Perihal : Aksi Massa Pro Ahok di Kementan RI.

VI. Fakta – fakta :
Pada hari Selasa tgl 07 Februari 2017 pukul 08.30 Wib, bertempat di depan Kantor Kementan RI Jl. RM. Harsono Ragunan Pasar Minggu Jakarta Selatan, telah berlangsung Aksi Massa Pendukung Ahok dari yang mengatasnamakan Barisan Relawan Basuki-Djarot (BADJA), Relawan Ahok-Djarot Salam Dua Jari dan Relawan Laskar Cinta Ahok sekitar +- 50 orang Pimp. Laode Komarudin dan Rendi Renhard (CP. 081297174949).

– Adapun yang dapat dilaporkan, sbb :

A. Kendaraan Komando :
1. B 9437 KK Mitsubishi Cold Diesel (kuning)
2. B 9233 PI Mitsubishi Cold Diesel (merah).

B. Spanduk dan Poster :
1. Kami umat islam memaafkan Ahok.
2. Kami mencari Gubernur yang bersih dan bekerja.
3. Kami umat islam yang mendukung Ahok.
4. Kami minta Ahok dibebaskan
5. Barisan Relawan Basuki-Djarot BARA RADJA. Barisan Relawan Jokowi-JK.
6. Ahok itu anugerah NKRI harga mati.
7. Kami umat islam menghimbau memaafkan Ahok.
8. Demokrasi tidak boleh mundur jangan singkirkan orang baik demi syahwat kekuasaan politik kotor + Najis + NKRI HargaMati.
9. Jangan terjebak dengan yg bilang “BELA AGAMA” Agama sudah dijual kepada politikus busuk.
10. Kami masyarakat Pulau Seribu kami mendukung Ahok, Ahok tidak menistakan Agama Islam.

C. Elemen yang tergabung
1. BARA RADJA (Barisan Relawan Marah Putih Basuki-Djarot).
2. Gelora Sahabat Ahok.
3 LBH Eksosia.
4 Simpatisan Flores dan Ambon.

D. Tuntutan :
– Memberikan dukungan moril terhadap sidang lanjutan kasus Gubernur Non Aktif Basuki Tjahya Purnama (Ahok).

E. ORASI-ORASI :
1. Ibu Indra menyampaikan :
– Salam Bpk Polisi jangan Bosan-bosan mendampingi kami, salam dua jari bebaskan Ahok Penjarakan Riziq saya tida butuh Islam Radikal tapi kami butuh islam Damai.
Kami minta Damai di Indonesia ini karena hanya di Indonesia aj yang berbagai agama ada tetapi Damai.

2. Cak Bowo menyampaikan :
– Penyampaian kepada MUI bahwa Ayat 51 itu adalah yang di belokkan maka saya akan jelaskan Versi MUI kalau MUI Auliyah itu adalah Imam atau pemimpin sholat tdk ada hubungannya dgn pemimpin pemprintahan. Jadi Auliya itu berarti suci. Sedangkan Malik itu Raja sehingga itu tdk ada kaitannya dg Auliya penerjemahan di 51 itu orang suci sedangkan yg disebut Malik adalah Raja (Firaon) maka kalau kita Sholat dipimpin orang Nasrani itu baru salah begitu jg sebaliknya kalau orang Hindu dipimpin selain org Hindu itu baru bermasalah.

Pukul 11.35 s.d 12.30 Wib, massa melaksanakan ISOMA (Istirahat, Sholat & Makan siang.

3. Ahmad Hasad (Dari Binjai), menyampaikan :
– Pertama saya dengar Ahok menistakan agama saya kaget.
Ahok tidak salah karena Ahok tidak bersalah. Kemudian yg pertama dari Binjai yg menyatakan Ahok tidak bersalah adalah saya semakin Ahok dihina dicela semakin harum namanya. Ibukota Jakarta msh butuh Ahok. Saya tau karena Ahok di tahun 2024 akan mejadi Presiden setelah Jokowi. Ya alloh saya bukan jumatan karena kafir karena msh banyak orang yg munafik.

4. Ibu siti (Dari Bandung), menyampaikan :
– Tangkap Rijiq tolong Pak Tito tangkap Rijiq bebaskan Ahok. Kepada pemerintah dan Jokowi agar bubarkan FPI. Selama ini saya diam saatnya bkn karena takut tetapi saat ini kita harus bergerak utk menagkap Rijiq.

VII. Pukul 15.05 Wib, aksi unjuk rasa selesai dlm keadaan aman dan massa membubarkan diri.

3. Perihal : Unjuk rasa dari massa Kontra Ahok.

VIII. Fakta-fakta.
Pada tanggal 7 Januari 2017 pukul 08.30 Wib sebanyak kurang lebih 250 orang (masih akan bertambah) dari GNPF-MUI (Gerakan Pengawal Fatwa MUI) telah melakukan aksi unjuk rasa di Kementerian Pertanian Jl. Harsono RM, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pimpinan Ustadz Muhammad Subhan (CP : 081385465556), Habib Muchsin, Usdatz Asep Saepudin (API Jabar) dan Ustadz Maman Suryadi. Adapun kegiatan yang dilaksanakan :

1. Maksud dan tujuan mengawal pelaksanaan sidang lanjutan ke 9 kasus penistaan Al Quran dan agama yang telah dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Non Aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

2. Penyampaian tuntutan antara lain :
a. Menuntut agar Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di hukum seberat-beratnya dan meminta agar Ahok dipenjarakan serta untuk Hakim persidangan tidak boleh memihak.
b. Aksi Bela Islam menyikapi dugaan penistaan Al Quran dan penistaan Agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama dalam pidatonya di Kepulauan Seribu.

3. Spanduk/poster yang bertuliskan :
a. Demi memberikan rasa keadilan mendesak majelis Hakim agar segera menahan Ahok dan Kami bertandang dari Bandung ke Jakarta dengan Agenda memenjarakan Ahok penista Agama.
Kami bertandang dari Bandung ke Jakarta dengan Agenda memenjarakan Ahok penista Agama.
b. Penista Agama = Anti Bhineka Tunggal Ika.
c. Penjarakan Ahok.
d. Penjarakan penista Al Quran.
e. Penista agama = perusak bangsa.
f. Aksi kawal sidang Ahok segera tangkap Ahok hukum berat penista agama.
g. Aksi kawal sidang Ahok. #TangkapAhok. #HukumAhok. Jangan tertipu air mata Ahok.
h. PERMUSI Persaudaraan Muslimin Indonesia Aksi seni Permusi sekuntum penjara untuk Ahok.
i. Jangan tertipu air mata Ahok. Kawal sidang Ahok.
j. Kami muslim Jabar siap bergerak terus ke Jakarta untuk mengawal Persidangan Ahok penista agama.
k. Umat tidak terima Al Quran dihina.
l. Aksi Super Damai Bela Islam !!!
Tahan dan penjarakan Penista Agama.
m. Wanted penjarakan Ahok.
n. 212 Persatuan dan Doa untuk NKRI tercinta.
m. Umat Islam dan para ulama Jagakarsa siap membela dan mendukung imam Besar Umat Islam Habib Muhammad Rizieq Syihab, Lc. MA. DPMS adlah aset besar penegak, pembela islam dan keadilan 100%.

4. Elemen yang tergabung antara lain :
a. API Jabar (Aliansi Pergerakan Islam Jawa Barat).
b. PP Permusi (Pengurus Pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia).
c. FPI (Front Pembela Islam).
d. HTI (Hizbut Tahrir Indonesia).
e. Jawara Betawi.
f. LPI (Laskar Pembela Islam).
g. Padepokan Pencak Silat Hati Suci.
h. Majelis Taklim Darussalam Jakarta.
i. Persatuan Mahasiswa Muslim Indonesia.

5. Pukul 08.50 Wib massa aksi bertambah menjadi sebanyak kurang lebih 280 orang.

6. Penyampaian orasi-orasi antara lain :
a. Ustadz Lukman, menyampaikan bahwa :
– Perbuatan yang telah dakukan oleh ahok harus di bayar dengan mahal. Ahok telah menghina islam, telah menghina ajaran agama Allah. Mari kita pertebal keimanan kita dan kita adalah orang-orang yang membela ajaran islam kita tunjukkan bahwa kita adalah orang-orang yang membela ajaran Allah. Kita siap membela islam dan mengawal persidangan ini sampai selesai.

b. Ustadz Asep Asep Saepudin (API Jabar), menyampaikan bahwa : Kita hadir Kementrian Pertanian ini dalam rangka mengawal sidang lanjutan ke 9 penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok dan mudah-mudahan sidang ini dilakukan sampai dengan tuntas sampai dengan putusan Ahok dinyatakan bersalah.

Kami siap berjihat untuk mendampingi Habib Rizieq dalam panggilan yang dilakukan Polda Jabar di Bandung. Pada tanggal 15 Pebruari 2017 di Jakarta akan berlangsung Pilkada DKI dimana kita lihat ada 3 calon dimana diantara 3 orang itu yang diwajibkan menang oleh versi asing, versi aseng, jadi pada 15 Pebruari mesti ada 3 calon tapi yang akan bertarung hanya ada 2 yaitu versi ulama kita tidak mengakui pemimpin yang versi Asing, Aseng ataupun komunis.

Saya mengatakan kepada masyarakat Jakarta untuk tidak memilih Gubernur yang versi asing, aseng dan komunis. Saya meminta kepada warga Jakarta agar memilih pemimpin Jakarta yamg muslim. Orang yang mempunyai pemikiran yang sehat seharusnya tidak melecehkan para ulama-ulama kita dan tidak seharusnya memfitnah Habib Rizieq dengan Virza, ini semua dikatakan oleh Kapolda Jabar yang saya sayangkan ini kenapa harus terjadi. Sampai dengan saat ini saya tidak percaya sama sekali dengan apa yang telah dikatakan oleh Kapolda Jabar ini semua fitnah.

Kita sebagai umat islam tentu kita bisa melakukan pemikiran yang jernih dalam menyingkapi penyampaian Kapolda Jabar. Kami umat islam siap berjihat membela Habib Rizieq. Jawa barat adalah basis pergerakan islam saya yakin dan percaya ada pihak-pihak yang telah membenturkan para ulama-ulama kita.

Saya yakin para Asing dan Aseng yang telah memaksakan agar memenagkan Ahok serta memfitnah para ulama kita. Jangan ragu untuk tidak memilih calon Gubernur penista agama, jangan mau kita dihasut oleh anjing asing dan aseng. Kita harus terus menjadi bagian dari orang yang istiqomah dan yakinlah orang yang istiqomah akan selamat dunia dan akhirat.

c. Ustadz Mulyo, menyampaikan bahwa :
– Kami siap membela dan menjaga NKRI, kami juga siap menjaga kedamaian negeri ini. Kita akan terus berjuang demi menegakkan Amal Makruf Nahimunkar.

d. Ustad Ashar (Perwakilan Majelis Darusallam), menyampaikan bahwa : Kita samakan dulu suara, niat, dan tujuan. Ingat jangan kecolongan umat Islam hari ini cekcok sedang melanda, orang-orang kafir akan masuk kedalam negeri ini, Polisi dan TNI adalah abdi negara siapapun kelompoknya jika negara ini sedan dalam kehancuran wajib kita bangun kita dirikan kembali dengan mengusir para orang – orang kafir.

Akan datang satu kawan dimana kawan itu mencintai Allah dan Allah pun mencintainya dan dia pun benci kepada kaum kafir, mudah – mudahan pada hari ini para orang – orang munafik segera disingkirkan dari negara ini oleh Allah SWT dan kitapun tidak akan diam kita akan bergerak mengusir orang kafir lebih baik mati bersimbah darah dari pada menjadi penghianat.

Kalau sikutil babi ini jadi Gubernur ini akan menjadi bencana bagi para umat Muslim di Jakarta, karena mereka sudang mempunyai rencana untuk mengusir para umat Muslim di Jakarta, kita tidak rela jika dipimpin oleh orang kafir karena Jakarta adalah mayoritas beraga Muslimin.

Siapa yg berani membubarkan, mengusir FPI itu adalah orang – orang PKI yang ingin memecah belah pancasila dan negara Indonesia yang telah umat Muslim perjuangkan kemerdekaannya, hati – hati komunis hari ini sudah mulai menyusup ke umat – umat Islam, mereka berKTP tetapi mereka menyembah bukan kepada Allah untuk menghacurkan umat Islam, hati – hati kita sepakat apapun yang terjadi di negeri ini kita harus menjaga persatuan yg menusir kaum – kaum komunis yang kafir.

e. Ustadz Basir matsail, menyampaikan bahwa :
– Kalau kamu orang Islam berada di sini bukan berarti kamu orang non muslim, kalau kamu di Sinagog tempat ibadah orang Yahudi belum tentu kamu Yahudi, kalau kamu di Pura bukan berarti kamu orang Hindu dan kalau kamu penduduk Indonesia yang dipimpin oleh pemimpin non Islam, bukan berarti kamu bukan penganut non muslim, Ustadz, ulama tidak butuh di hormati, pemimpin umat tidak berbahasa yang kasar, Ustadz dan ulama harus sabar.

Ayat Al-Quran harus di tafsirkan dengan benar, pemimpin umat harus menjelaskan tafsir Al-Quran dengan benar. Perilaku Nabi kalau tidak benar jangan diikuti, seperti Nabi mempunyai istri 4, apakah kita harus ikuti, ya tentu tidak, istri satu aja kita kewalahan, apalagi empat, pada waktu itu Arab habis perang, jadi banyak janda-janda korban perang.

f. Ibu Erni (Mujahidah Al Rohman), menyampaikan bahwa :
– Kita ada disni karena umat islam yang selalu dipojokan, agama islam yang pakai cuklang di bilang Teroris dan dibunuh dan sipenista agama sampai saat ini tidak di penjarakan. Kami disni menutut keadilan dan sesuai agama islam sudah selesai, sudah berbulan-bulan tidak selesai, dan sampai sampai saat ini tidak tertuduh, semua pengacara mempertanyakan di luar penistaan agama.

Kita memang, secara materi kalah tetapi banyak seperti mereka yang menghalalkan cara, kita umat islam sedang dilecehkan dan yang memecahbelahkan adalah PKI tetapi yang minta untuk dibubarkan malah FPI. Kita akan terua berjuang demi tegaknya kembali ajaran agama islam.

g. Ustad Asri (GNPF MUI), menyampaikan bahwa :
– Setiap perbuatan itu ada sebabnya dan setiap perilaku ada balasannya, mudah-mudahan Allah mencatatn amal soleh kita mari sama – sama kita berdoa agar diberikan yang terbaik seperti isi kandungan dalam surat Al fatah yang diberikan oleh Allah SWT. Ya Allah ampunkanlah dosa – dosa kamu mudah – mudahan Allah memberikan hidayah kepada kita dan menghapuskan dosa – dosa yang telah melecehkan umat Islam, Allah akan menolong dengan pertolongan yang luar biasa Allah akan mendatangkan para tentara pengawal dari langit. Oleh karena semoga para ulama para pengawal sidang disini diberikan kesahatan oleh Allah SWT, Panglima besar kita Habib Frizieq sekarang sedang sakit mari kita bersama – sama berdoa agar beliaau cepat diberi kesehatan oleh Allah SWT.

h. KH. Nur Ali, menyampaikan bahwa :
– Awas ada oknum yang menyusup di kumpulan kita, waspadai provokator saudaraku yang ada disini, tetap semangat kita disini mengawal sidang penista agama semoga tersangka dihukum seberat – beratnya. Kita berdoa agar Ahok dijebloskan ke penjara kita tidak rela Jakarta ini dipimpin oleh orang – orang kafir yang selalu mengadu domba umat Muslim. Oleh karena itu kita harus waspada kita harus siaga jangan samapai terprovokator oleh orang kafir yang biadab.

i. Deden (Persatuan Mahasiswa Muslim Indonesia), menyampaikan bahwa :
– Bagi kami kehormatan adalah keadilan, seluruh Indonesia bahwa Ahok adalah manusia yang mengrusak Bangsa Indonesia. Ulama telah dihina agama kita dilecehkan makan saudaraku saya menghimbau untuk menjaga agama kita umat Islam harus meluncur keadilan, banyak yang telah kita perbuat untuk kemajuan Indonesia tapi orang – orang kafir kenapa merusaknya, kami butuh keadilan kami tidak suka seperti ini yang salah bisa benar kenapa yang benar selalu salah, kenapa sekarang rusak cara hukum di Indonesia, apakah karena uang.

Ya Allah sadarkan para pemimpin kami uang tidak akan dibawa mati sadarlah wahai pemerintahku, kembalikan hak keadilan kami apakah kalian merasakan apa yang kami rasakan. Kepada Pak Polisi kepada Kapolda kami hari ini berbondong – bondong datang kemari hanya satu yg kami minta yaitu keadilan.

Kami kemaren melihat film di bioskop yg berjudul Istirahatlah Kata – kata, yang mengejutkan kita adalah ketika film itu tidak sesuai dengan sejarah, sungguh menyedihkan kenapa polisi diam saja, harap bapak ibu kita rapatkan barisan jika polisi tidak bisa menindak lanjuti para orang kafir dan komunis.

j. Ustad Rahmat Hidayat, menyampikan bahwa :
– Untuk yang kesekian kali pada hari ini kita tinggalkan keluarga dirumah, kita tinggalkan aktifitas yang kita kerjakan yaitu hanya satu tujuan untuk menuntut keadilan yang telah menjatuh ayat suci yang kita cintai.

Kurang ajar hari ini Ahok kita doakan segera dipenjarakan, dia sudah ketakutan didalam ruang sidang saat ini karena merasa bersalah. Hari ini PKI sudah jelas – jelas mereka ada dimana – mana mereka sudah berani terang – terangan mengederkan stiker, kaos dan spanduk di Indonesia ini, apakah ini yg dikatakan PKI sudah hilang, belum PKI bangkit kembali kita tidak boleh diam saja PKI harus dimusnahkan.

Bapak Tentara tolong hilangkan para PKI yang dulu telah membantai umat kami. Ingat saudaraku pepatah jika kita menanam kita akan yang menuai berarti jika kita menanam kebaikan maka juga kebaikan akan kita panen. Hari ini kita spakat untuk tetap menuntut keadilan disini, untuk Kapolda yang telah menjelekan Habib Rizieq kita doakan supaya sehat dan kita doakan Habib Rizieq diberikan kekuatan diberikam motifasi oleh Allah SWT bahwa beliau tidak bersalah.

7. Pukul 09.45 Wib massa aksi bertambah menjadi sebanyak kurang lebih 300 orang.

8. Pukul 10.15 Wib massa aksi bertambah menjadi sebanyak kurang lebih 350 orang.

9. Pukul 12.00 Wib massa dari kontra Ahok melaksanakan ISOMA.

10. Pukul 12.50 Wib massa kembali melaksanakan unras dengan berorasi :
a. Bustomi ( Jawara Betawi), menyampaikan bahwa : siap ganyang PKI, sy menghimbau media media seringkali memberitakan dan naikan berita-yg nyaman dan jgn coba coba memprovokasi umat Islam. Sekian thn kita berdamai. Kebenaran akan selalu damai, walaupun saudara kita yg membela si penista . Jawara Betawi akan selalu melindungi orang.kita dibohongi diam aja, kita diomeli kIta diam aja tapi.kalau Al Qur’an di lecehkan kita bergerak.

kita setiap persidangan selalu hadir bukan kemauan Habib, tapi itu tanggung jawab kita semua. Kalau Ahok salah ya ditangkap aja. Sekarang banyak pengalihan utk umat Islam. Alhamdulillah sekarang jawara siap membela untuk umat Islam dan ulama.

b. Bustaman (saksi peristiwa Tanjung Priok), menyampaikan bahwa : Tahun 84 ada peristiwa Tanjung Priok, kita harus bersatu. Umur saya sudah 67, saya mengikuti sidang kutil babi ini (Ahok), saya tidak takut mau ditembak. Jangan takut dengan peluru, tidak terkena suatu apapun tanpa seijin Allah. Mau mati di tempat tidur atau mati berjihad. Masa mau kalah sama orang tua.

c. Abu Usamah (JAS Cirebon), menyampaikan bahwa : Jangan menjadi musuh Allah, Allah sudah berjanji akan memenangkan kaum muslimin. Dengan fitnah-fitnah yang terjadi, ulama difitnah, para Nabi dan Rasul pun pada jaman dahulu difitnah. Kepada kaum muslimin dan muslimat, kita tidak bisa terus seperti ini, musuh sudah dekat, persiapkanlah diri kalian. Orang-orang komunis sudah mempersiapkan dirinya, bersiaplah, hidup mulia atau mati syahid. Marilah kita persiapkan diri menghadapi komunis, mereka juga sedang menunggu instruksi.

d. Bpk. KH. Musyafak, menyampaikan bahwa : inilah yg disebut dengan perjuangan kita berdiri sendiri untuk berjuang, yaitu berjuang untuk menuntut keadilan yg karena umat Islam telah dilecegkan. Betapa sakitnya hati ini betapa panasnya hati mendengar Al – Quran kitab suci kita telah dilecehkan oleh orang kafir, kita tidak bisa tinggal diam kita tuntut tanggung jawabnya.

Hukum Ahok seberat – beratnya, Pak Hakim segera fonis Ahok sebagai tersangka kami sudah panas mendengar ocehan dia yg menyakiti hati umat Islam. Kenapa di negara ini hukum dapat dibeli dengan uang, Habib Frizieq yg tidak bersalah kenapa diproses dan Ahok yg jelas – jelas bersalah tapi kenapa dibela mati – matian oleh pemerintah, adapakah dengan Ahok. Kita doakan saja segera dihukum seberat – beratnya.

e. Ustad Hutama, menyampaikan bahwa : kita akan melaksanakan jihad, untuk melawan orang – orang kafir dan kita akan menghiangkan PKI – PKI yg ada di Indonesia ini, kita disini satu tujuan untuk mengawal sidang Ahok kita menunggu kepastian agar Ahok menjadi tersangka, kenapa kita berdoa seperti karena agama kita Telah dilecehkan. Jika saat ini seperti jaman Nabi orang – orang kafir akan kita ajak untuk berperang. Untuk itu kita tetap berdoa untuk Habib Frizieq agar terbebas dari fitnah orang kafir.

11. Pukul 15.45 Wib giat unras dari massa kontra Ahok selesai, massa meninggalkan Deptan dalam keadaan tertib dan aman.

Jumlah massa yg tergabung dari massa Pro dan Kontra Ahok berjumlah 500 orang.

Demikian dilaporkan perkembangan dimonitor. |CJ

Komentar Anda

LEAVE A REPLY