Home Nasional Manipol 88

Manipol 88

0

“Menurut pendapatku, yang dikatakan bangsa itu adalah segerombolan manusia yang —-kalau mengambil Renan—- keras ia punya le désir d’être ensemble (kehendak untuk bersatu), —-kalau mengambil Otto Bauer—- keras ia punya character gemeinschaft (persamaan watak yang lahir karena persamaan nasib), tetapi yang berdiam di atas satu wilayah geopolitik yang nyata satu persatuan. Apa wilayah geopolitik yang nyata satu persatuan, satu kesatuan, itu apa ? Geo dari perkataan geografi, peta gambarnya. Geopolitik adalah hubungan antara letaknya tanah dan air, petanya itu dengan rasa, rasa dan kehidupan politik”, kata Soekarno (5/7/1958).

Pentas geopolitik global tidak lagi sesederhana kala dunia masih dibelah oleh era Perang Dingin. Berhadapan dengan pergeseran geopolitik global, sudut pandang monodimensional tentu saja akan membuat kita kehilangan jejak atas posisi sesungguhnya dari sebuah isu. Akibatnya, kita gagap membaca ancaman nasional.

Ancaman seperti deret ukur 1, 2, 4, 8, 16, dan seterusnya. Sedangkan antisipasi seperti deret hitung 1, 2, 3, 4, 5, dan selanjutnya, bahkan cenderung jalan ditempat. Saya suka dengan cara pandang kawan saya tersebut. Filosofis. Menarik untuk dikaji lebih jauh. Jika cara pandang itu dikaitkan dengan situasi terkini, maka akan mendapatkan konfirmasinya. Sebagaimana kita ketahui, aset-aset negara dan elemen-elemen geopolitik (ideologi, politik, ekonomi, sosial, kebudayaan, pertahanan dan keamanan) digerus habis oleh perang asimetri yang dilancarkan oleh asing, sementara antisipasinya hampir tidak ada. Pemerintah tak berdaya. Pemerintah cenderung diam membiarkan. Pemerintah malah sibuk memproduksi isu-isu imajiner sektor hilir. Akibatnya, kedaulatan negara di hampir semua sektor roboh. Lemhanas hanya sebatas mengembangkan geopolitik sebagai doktrin bukan ilmu. Tak bisa mengantisipasi perkembangan tantangan zaman yang bergerak cepat.

Di dalam “Manipol 88”, kerangka antisipasi terhadap ancaman nasional coba saya bangun. Passwordnya RTRPDP : Rekonstruksi Total, Ruptura Pactada dan Dekrit Presiden.

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.