Home Nasional Hukum PRESIDENT SOEKARNO, SOEHARTO SAMPAI DENGAN JOKOWI MERUPAKAN HASIL DARI RADIKALISME

PRESIDENT SOEKARNO, SOEHARTO SAMPAI DENGAN JOKOWI MERUPAKAN HASIL DARI RADIKALISME

0
SHARE

PRESIDENT SOEKARNO, SOEHARTO SAMPAI DENGAN JOKOWI MERUPAKAN HASIL DARI RADIKALISME

Oleh. : Habil Marati

Bangsa Indonesia jangan latah dan ikut ikutan mengamini serta mengkampanyekan pentingnya Toleran, Radikal, Berbeda beda tetapi satu serta Pluralisme, ini semua penyesatan serta melemahkan Jiwa Patriotisme bangsa Indonesia khususnya Umat Islam. Bagi Umat Islam secara Ilahiyah Toleransi, Plural, Radikal serta Bhineka adalah sudah built in sejak dari dalam kandungan dari sononya. Jangan lupakan Sejarah, Bung Karno muncul jadi Presiden RI pertama karena disebabkan oleh Jiwa Radikalisme perjuangan para ulama dan Umat Islam mengusir Penjajah. Memangnya Bangsa Indonesia ini bisa merdeka dari penjajah kalau waktu itu jiwa Ulama Islam kita seperti sifatnya Said Aqil dan Nuril hari ini?.

Demikian juga Bung Korno di turunkan dari jabatan President RI karena Jiwa Radikal para Umat Islam menolak PKI alias NASAKOM.Demikian juga halnya naiknya Pak Harto jadi president RI juga disebabkan karena jiwa Radikal para ulama dan umat Islam menolak PKI. Bukan kah Jokowi naik Jadi Presiden RI dari Walikota, lalu naik Jadi GUb DKI kemudian Jadi Presiden RI juga disebabkan oleh RADIKALISME MEDIA? Secara Nasional Siapa yang mengenal Jokowi antara tahun 1997-2012?.

Bagi kita umat Islam jangan pernah melanggar apapun apa yang diperintahkan Alquran, dan jangan pernah mendebat Alquran dengan alasan apapun karena sesungguhnya kita hanya setetes Air mani. Iblis pun secara materi tidak mau toleran dengan manusia(Adam), Iblis pun tidak mau plural dengan manusia ( Adam), demikian juga Iblis pun sangat Radikal dalam menjerumuskan manusia, demikian juga halnya Iblis tidak mau berbhineka dengan manusia.

Radikalisme Iblis itu besifat menghancurkan pradaban kemanusian, sedangkan Radikalisme Umat Islam adalah untuk menyelamatkan manusia dari kegegelapan serta dari kehancuran pradaban kemanusian. Oleh sebab itu kalau Negara dan Bangsa Indonesia ini mau selamat dan berpradaban maka Umat Islam harus memiliki jiwa Radikal di dalam ketaataan terhadap Alquran dan Syariah Islam agar pelaksanaan Pancasila sebagai kearifan humanistik berjalan dengan baik dan kuat. Hanya Ulama dan Umat Islam yang Radikal yaitu taat terhada Alquran yang memilki rasa tanggung jawab kuat terhadap Pancasila.

Oleh karena itu Umat Islam jangan tunduk pada Toleransi, Jangan pernah tunduk pada Pluralisme dan jangan pernah percaya dengan Berbeda beda tapi satu ini semua nya adalah ide Iblis yang tujuaanya melemahkan Aqidah Umat Islam serta ingin menjauhkan Umat Islam dari Alquran.

Coba kita lihat cara Iblis berivalitas terhadap manusia, Iblis menjerumuskan umat manusi dalam hal toleransi yaitu Iblis membujuk manusia untuk mencampur adukan yang haq dan yang bathil, demikian juga umat Islam jangan pernah tunduk pada pluralisme karena iblis sangat menyukai plurarisme, Demikian juga jangan pernah tunduk pada Berbeda beda tetapi satu karena iblis pun menyukai berbeda beda tetapi satu.

Pada hal Allah Sendiri pun secara haq dan tegas membeda bedakan ciptaanNYA ada beriman ada tidak beriman , ada laki ada perempuan, ada Surga ada Neraka, ada Iblis dan ada Manusia. Dengan demikian bahwa Negara Indonesia ada, Pancasila ada dan UUD45 ada disebabkan hasil Radikalisme Umat Islam, tanpa Radikalisme Umat Islam Indonesia tidak merdeka, tanpa Radikalisme umat Islam Komunisme akan menguasai Indonesia.

Oleh sebab itu untuk menjadikan Negara Indonesia kuat, untuk menjadikan bangsa Indonesia makmur, kuat, adil, sejahtera dan bermartabat maka Umat Islam harus berjiwa RADIKAL, Karena hanya dengan Jiwa Radikal yang bisa memajukan dan merobah nasin bangsa dan Negara Indonesia ini. Hanya dengan Jiwa Radikal Pancasila bisa tegak di bumi pertiwi ini, Hanya dengan Jiwa Radikal Politik dan Konstirusi kita bisa bebas dari intervensi dan campur tangan aseng Asing, Hanya dengan Jiwa Radikal kekayaan Alam kita terhindar dari pengguasaan aseng asing, Hanya dengan Jiwa Radikal TNI bisa menjaga kedaulatan Bangsa dan Negara ini.

Hanya dengan Jiwa Radikal kita dapat mewariskan Negara ini dengan baik pada generasi kita mendatang. Korupsi Century, Korupsi BLBI, Korupsi Sumber waras, Korupsi Reklamasi dan Korupsi EKTP karena disebabkan hilangnya Jiwa Radikalisme bangsa Indonesia.

Saya berpikir ketika Jokowi mencanangkan Revolusi mental akan melahirkan Jiwa Radikalisme untuk membangun Bangsa dan Negara ini dari Ketidak adilan, dari permonopolian ekonomi dan sumber daya alam oleh Asing aseng, dari penolakan pinjaman luar negri yang bermuatan idiologi dan politi. Bangsa Indonesia membutuhkan President yang memiliki Jiwa Patriotisme RADIKAL.

Komentar Anda

LEAVE A REPLY