Home Nasional Hukum Presidium Alumni 212 Serukan Tolak Politik Balas Dendam!!

Presidium Alumni 212 Serukan Tolak Politik Balas Dendam!!

0
SHARE

Saya anggota Presidium Alumni 212 menyadari bahwa serentetan peristiwa demi peristiwa yang terjadi setelah penahanan Ahok di sinyalir sebuah balas dendam para penguasa untuk mencabut Islam hingga ke akar-akarnya.

Penguasa diduga menggunakan aparat untuk mengkriminalkan para ulama, tokoh nasional dan aktivis yang menuntut Ahok dipenjara. Rezim terkesan menggunakan Perppu untuk memberangus ormas-ormas Islam yang menghadirkan 7 Juta umat Islam di Monas. Bahkan tidak mustahil Majelis Ulama Indonesia akan dibubarkan jika kedepan mengeluarkan fatwa yang bertentangan dengan kepentingan penguasa lagi. Kehadiran Perppu berkaitan erat dengan “Fatwa MUI tentang penistaan Almaidah 51 oleh Ahok”.

Bahkan tidak sampai disitu, Penguasa mengkebiri hak politik umat Islam untuk memilih presiden yang baru. Padahal setelah kemunculan komunis, penindasan terhadap umat dan kasus ahok hampir dipastikan umat Islam merindukan sosok Presiden yang baru. Presiden Treshold bentuk kepanikan penguasa akan persatuan umat islam yang berefek kepada Pemilu 2019. Presiden treshold 20% bentuk kedzaliman karena umat Islam dipaksa memilih kembali barang usang pada pilpres mendatang.

Harapan untuk memilih Presiden benar-benar baru terlihat jelas pada polling Elshinta antara Jokowi dan kotak kosong jika calon tunggal yang dimenangkan kotak kosong sebanyak 80%.

Selain itu penguasa hendak mengambil duit umat Islam yang tersimpan dalam bentuk dana haji sebesar 80 T hingga mengganggu kelancaran beribadah umat islam terganggu bahkan akan terancam batal.

Saya sebagai anggota mengusulkan kepada pengurus Presidium Alumni 212 tidak berhenti kasus kriminalisasi ulama di Komnas HAM dan kasus perppu tapi meminta keadilan kepada penguasa untuk menghentikan segala bentuk politik balas dendam berpayung hukum dan UU yaitu menolak PT 20% karena sebagai bentuk mengkebiri hak politik umat Islam dan menolak pengambilan dana haji 80 T tanpa seizin para calon jemaah haji.

Ivan Albar
Anggota Pengurus Presidium Alumni 212

Komentar Anda

LEAVE A REPLY