Home EKONOMI Gerakan Koin Rp 1000,- Lempar ke Istana untuk Infrastruktur

Gerakan Koin Rp 1000,- Lempar ke Istana untuk Infrastruktur

0
SHARE

POROSNEWS – Di media soscial begitu ramai soal gerakan koin Rp1000 untuk bantu pemerintah. Ini sebenarnya reaksi publik yang patut dibuka. Sebuah kritik membangun yang cerdas dan peduli, semoga saja tidak dianggap makar.

Kritik keras ini sebenarnya karena ada intruksi Presiden yang menyuruh Badan Pelaksana Pengelola Keuangan Haji ( BPKH) untuk melaksanakan instruksi Presiden Jokowi untuk menggunakan dana haji untuk membiayai pembangunan infrastruktur.

Lucunya anggota BPKH Anggito Abimanyu mengamin Presiden atas intruksi itu dan sontak tokoh islam dan juga pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra pun memberikan penegasan keras, Anggito seperti menanggung beban masa lalu untuk bisa berkata lain, selain daripada “siap” melaksanakan intruksi Presiden. Dana haji yang terdiri atas setoran calon jemaah dan dana abadi umat itu yang sekarang berjumlah Rp95 triliun dan akan meningkat menjadi 100 triliun awal tahun depan.

Sebagai Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menegaskan partainya (Partai Bulan Bintang, Red) menolak wacana Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pengelolaan dana haji.

Yusril juga mengatakan ‎pemerintah sebaiknya dalam memutuskan wacana harus bicara dengan DPR, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ormas-ormas Islam. Tujuannya jelas, supaya tidak menjadi polemik baru di masyarakat.

“Walaupun Jokowi menyebutkan dana tersebut akan digunakan untuk membiayai proyek-proyek yang kecil risikonya, namun semua itu tetaplah harus dianggap sebagai pinjaman Pemerintah kepada umat Islam,” bebernya Yusril, di Jakarta, Jumat (28/7/2017).
Menurut Yusril, jika sebegitu besar dana yang digunakan membiayai infrastruktur, risiko bisa saja terjadi, sehingga bisa saja Pemerintah suatu ketika gagal memberangkatkan jemaah haji.

Sementara itu Fahri Hamzah yang juga merupakan Ketua Tim Pengawas Penyelenggara Ibadah Haji (Timwas Haji) DPR menyebutkan uang haji yang selama ini terpencar-pencar tidak karuan akan segera dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Lebih keras lagi Fahri menilai Dana Haji Harus Dimanfaatkan Untuk Perbaikan Tata Kelola Haji. “Kalau Dana Haji untuk Infrastruktur salah dan nanti Dilaknat Allah, karena dana haji sebaiknya dipergunakan untuk perbaikan pelayanan haji,” ujar Fahri.

Jika merujuk cerita banyak soal dana memang Dana Belanja Dikerek, Sri Mulyani Paksa Pembangunan Daerah dimana Pemerintah mengalokasikan Rp387,3 triliun untuk belanja infrastruktur tahun 2017, melonjak 22,14 persen dari pagu tahun ini Rp317,1 triliun. Lalu apa dana hutang kemana? Kini jangan seenaknya saja dana Haji digunakan, karena dana Haji ini besar maka seakan seenaknya, padahal Jokowi pernah bilang dulu terhadap dana desa harus Hati-Hati dengan Anggaran Desa! silakan yang masih masih ingat semoga masih waras.  Dana haji akan digunakan Infrasrtuktur,  itu dana umat islam, Yusril bahkan berseloroh Umat Islam Dipinggirkan, Uangnya Dipakai Pemerintah Bangun Infrastruktur. nah loh…

Akibat itu ada gerakan sesuai judul diatas yaitu Gerakan Koin Rp 1000,- Lempar ke Istana untuk Infrastruktur adalah murni dan kini sedang viral. Isi gerakan itu adalah:

 

Gerakan Koin Rp 1000,- Untuk Infrastruktur.

Saudara saudara setanah air sebangsa.

Sehubungan tak mampunya pemerintahan mengelola sumber daya alam dan makin besarnya hutang negara. Sementara komitmen atas perjanjian hutang untuk mempermudah investasi guna mengeruk sumber daya alam belum terpenuhi. Salah satunya adalah pembangunan akses transfortasi bagi mobilisasi sumber daya alam yang telah dieksploitasi.

Maka dengan ini atas nama rakyat ingin membantu pemerintah guna memperlancar proses percepatan hutang dan perjanjiannya, mengajak rakyat yg semakin miskin atas kenaikan harga, rakyat berpenghasilan rendah juga PNS yg gajinya akan dipotong kalau tak mau pemerintah berhutang untuk sama sama kita bahu membahu menyumbangkan hasil dari penderitaan rakyat masing masing per jiwa rp 1000 rupiah. (Yang Logam ya)

Setiap jiwa silahkan kirim langsung ke istana negara.

Demikanlah ajakan ini kami buat demi semangat kebersamaan kita untuk terus menjadi hamba bagi para pemilik uang yg dipinjam pemerintah.

Menelongso!!!

Jakarta 28 juli 2017

Rakyat Jelata Terus Berkorban

Catatan: uang rp. 1000,- harus berbentuk logam dan di lempar ke dlm istana.

Dari viral ini sejumlah komentar datang antara lain:

Kita bantu Menkeu dan Presiden Joko Widodo yang sudah kehilangan akal sehat membiayai janjinya soal infrastruktur dengan Gerakan KOIN untuk INFRASTRUKTUR bagaimana?                                                                                                        

yang lain komentar:

Ogah ah.
Gak ada pahalanya.

Biarin aja mangkrak

Nah loh…

|PRS/RNZ

Komentar Anda

LEAVE A REPLY