Home Nasional Daerah Aneh… Tidak Ada kata “JANJI” Maka Rakyat TIDAK BOLEH MENAGIH PROGRAM KERJA...

Aneh… Tidak Ada kata “JANJI” Maka Rakyat TIDAK BOLEH MENAGIH PROGRAM KERJA PEMERINTAH !

0
SHARE

POROSNEWS – Ya Allah, mohon tetap waraskan kami..

menurut pendukung Pak Jokowi yang pintar-pintar itu, karena di APBN tidak mencantumkan kata “JANJI” maka Rakyat (secara formil -nya via DPR ) TIDAK BOLEH MENAGIH PROGRAM KERJA PEMERINTAH !

Yang boleh dilakukan oleh rakyat, hanya meminta penjelasan, mencari tahu sebabnya dan memberi dukungan.

Rakyat boleh Menagih, hanya berlaku kalau memang yg disampaikan pemerintah adalah janji, mgkn ada dalam kasus2 lain, [ intinya : kalau Pemerintah bilang, “Saya Berjanj” itu baru boleh ditagih…. ]

————–

saya membuat postingan ini, bukan untuk Sdr. Anto Cuervo, tapi untuk TemanTara agak tetap terjaga kewarasan nalar dan berpikirnya. Kalau untuk Sdr. Anto, saya milih nyerah ‘dah.. 

Gini yaa…, Pasal 9 UUD 1945 (berikut amandemen) mencantumkan tentang Sumpah dan Janji Presiden !

copas Janji Presiden (Wakil Presiden) :

“Saya berjanji dengan sungguh-sungguh akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia (Wakil Presiden Republik Indonesia) dengan sebaikbaiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh UndangUndang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa”

===> cermati ini : menjalankan segala undang-undang

DAN…. untuk kita ketahui bersama, APBN itu ya Undang-Undang !

ARTINYA, Rakyat boleh Menagih Janji Presiden, yang sudah menyatakan Janji akan menjalankan APBN.

[ komentar Sdr. Anto Cuervo ada di status dengan judul “soal GARAM !” – 4 Agustus ]

https://www.facebook.com/permalink.php…

https://www.facebook.com/anto.cuervo

____________

# pantas saja ya… dalam di dalam Pernikahan ada “Sighat Ta’lik” yang dibacakan oleh suami sesudah akad nikah atau setelah ijab dan qobul nikah. Ya karena kasihan para perempuan, kalau menemui laki-laki macam Anto Cuervo, yang akan dengan mudahnya ngeLes / berkilah pada setiap masalah, “khan tidak ada tersebut kata janji !” %$#@&%$

===> pertanyaan penutupnya adalah, Tara ini asli Bujang, ataukah …. ??? kok sudah tahu tentang “Sighat Ta’lik” segala. Sungguh pertanyaan perih yang menyobek-nyobek dan menyayat-nyayat hati  

Tara Palasara 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY