Home SAINTEK Media Sosial Jabar Memilih CAGUB DAN CAWAGUB Ini Petunjuk Penting

Jabar Memilih CAGUB DAN CAWAGUB Ini Petunjuk Penting

0
SHARE

Salam ikhwan semua.

Informasi ini penting disampaikan untuk menjadi bahan musyawarah kita yang berada di Jabar untuk memilih CAGUB DAN CAWAGUB yang sejalan dengan cita2 ummat Islam.

Informasi ini antara lain :

a. Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi (Ketua Golkar Jabar) kemungkinan akan didukung koalisi Golkar-PDIP

b.Grup Ahok ke Dedi Mulyadi….??

c. Dedi Mulyadi akan didukung penuh oleh James Riyadi dengan group Lippo nya terkait MEIKARTA

d. Bupati Bekasi Neneng punya hutang kepada Dedi Mulyadi.
Karena pada saat pemilihan Bupati Bekasi, Neneng Hasanah didukung penuh oleh Dedi Mulyadi baik dengan lokomotif partai Golkar nya juga lewat dana.

e. Kini, dengan kekuatan besar pemodal seperti James Riyadi di balik sosok Dedi Mulyadi, “PDIP pasti akan ikut mempertimbangkan untuk bergabung”

f. Proyek MEIKARTA diwilayah kabupaten Bekasi dengsn Bupatinya Neneng Hasanah adalah dari Partai Golkar, maka tentunya nama Dedi Mulyadi kunci pilkada Jabar 1.

g. Kisah Ahok Pilgub DKI akan kembali terulang pada Pilgub Jabar seandainya Dedi Mulyadi ddukung koalisi pdukung Ahok yaitu Golkar, PDIP, Hanura, PKB.

h. Sementara untuk Ridwan Kamil, kami harus katakan bahwa NasDem telah berhasil buatnya layu sebelum berkembang. Itu perannya Calon Nasdem di Pilgub Jabar.

i. Seolah ada bagi peran di koalisi pendukung Jokowi menyingkapi kegagalan suksesi Ahok di Jabar dan salah satunya Nasdem ke Ridwan Kamil.

j. Ada upaya perangkap untuk calon potensial yang akan jadi pesaing cagub Dedi Mulyadi di Jabar 1 dengan cara dijatuhkan elektabilitas nya dengan perlahan.

k. Menjatuhkan elektabilitas calon potensial yang akan menjadi pesaing cagub Dedi Mulyadi. Karena Dedi Mulyadi adalah konsesus bersama.

l. Politik itu bisa berarti siasat. Yang dilihat seolah berbeda, bisa jadi masih masuk satu barisan.
Golkar, PDIP, Hanura, PKB dan Nasdem.

m. Tinggal peran masing masing dilihat. PKB, PAN, dan Demokrat menjadi pemecah suara koalisi Gerindra dan PKS.

n.Calon potensial seperti Ridwan Kamil saja bisa dibuat masuk jebakan Betmen untuk ditargetkan turun elektabilitas nya. Sebab Aksi yang dilakukan NasDem kepada Ridwan Kamil adalah aksi ‘mengunci’, agar tidak ada partai yg menjadi lawan koalisi yang mendeklarasikan nya.

o. Pilgub Jabar adalah soal siasat bagaimana partai koalisi pendukung Ahok (Jokowi) memiliki peran masing-masing. Ada yg berperan mengunci calon potensial seperti Ridwan Kamil (Nasdem) dan ada yg berperan memecah koalisi suara (PKB, PPP).

p. Pilgub Jabar, diyakini akan seperti awal Pilgub DKI yaitu 3 calon gubernur yaitu,
Koalisi 1 (Gerindra dan PKS).
Koalisi 2 (Golkar, PDIP, Hanura).
Koalisi 3 (PAN, Demokrat, PPP, PKB).
Sedangkan Nasdem? (unknown).

o. Tinggal Nasdem yang akan mendapatkan peran bisa masuk kemana mana dgn alasan bawa nama Ridwan Kamil.

Semoga point2 yg kami dapat untuk ummat Islam khsusunya bisa jadi bahan membuat siasat balik. Demi Ukhuwah dan Mempertahankan Ideologi Masyarakat Jawa Barat Yang Islami dari Penghancuran Liberalis dan Komunis dan kapitalis tamak.

Bersatulah Wahai Mujahid Mujahid Pilkada.

Salam

_DBS

Komentar Anda

LEAVE A REPLY