Home EKONOMI Rizal Ramli: Mbok Srie Kebangetan. Asing Diberi Pengurangan Pajak, tapi Pajak Masyarakat...

Rizal Ramli: Mbok Srie Kebangetan. Asing Diberi Pengurangan Pajak, tapi Pajak Masyarakat Diuber-Uber

0
SHARE

“Mbok Srie,, Mbok Srie kebangetan.. Pajak Freeport akan diturunkan dari 35% ke 25%. Pengusaha nasional bayar 30%, rakyat kecil diuber-uber. Payah. sedangkan Asing diberi pengurangan pajak dan rakyat dicekik. Inikah hebatnya Mbok Sri (Mulyani)?,” kata Rizal Raml, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur),  Sri Mulyani bekerja untuk asing, bukan untuk bangsa kita.

Rizal Ramli menyoroti rencana pemerintah dibawah keputusan Sri Mulyani tersebut. Menurutnya, aturan pajak yang baru bagi PTFI sama saja pemerintah ingin membunuh rakyat kecil yang malah terus menaikkan pajak.Rencana penurunan pajak untuk PT. Freeport Indonesia (PTFI) dari 35 persen menjadi 25 persen patut disesalkan. Banyak pihak menilai, Menteri Keuangan Sri Mulyani hanya galak kepada rakyat namun lembek terhadap asing.

Dimintai komentar soal kebijakan, Ketua MPR, Zulkifli Hasan enggan berkomentar banyak.

“Soal Sri Mulyani saya nggak tahu mau komentar apa, saya belum lihat keputusannya bagaimana,” kata Zulhas, begitu dia akrab disapa di Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/10).

Namun demikian, Zulhas mengatakan jika sudah terlalu lama perusahaan milik Amerika Serikat itu mengeruk keuntungan dari bumi pertiwi melaui tambang di tanah Papua.

“PT. Freeport Indonesia ini kan sudah terlalu banyak mengambil untung dari Indonesia,” kata Zulhas.

Zulhas menyebut sudah saatnya pemerintah mencari cara bagaimana keuntungan itu bisa lebih banyak untuk rakyat.

“Divestasi yang sudah disepakati antara pemerintah dan PTFI belum cukup,” kata Ketua Umum PAN itu.
Rencana pajak penghasilan (PPh) badan untuk PT Freeport Indonesia yang diturunkan pemerintah menjadi sorotan dari pimpinan DPR

Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto mengaku bahwa pihaknya akan memanggil Menteri Keuangan Sri Mulyani jika pajak untuk Freeport benar diturunkan.
“Ini kan baru mau, kita lihat saja kalau memang kenyataannya seperti itu ya sama-sama kita selesaikan dan tanyakan pada Menteri Keuangan,” ujarnya saat ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/10).

Namun demikian, wakil ketua Dewan Pembina Demokrat ini meminta masyarakat untuk tidak kuatir selama Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Freeport tersebut belum disahkan.
“Kita tunggu perkembangannya.” tutupnya. [san/kft/PRS]

Komentar Anda

LEAVE A REPLY