Home Nasional Daerah Pengacara Poniman Banding, Karena Hakim Tolak Eksepsi

Pengacara Poniman Banding, Karena Hakim Tolak Eksepsi

0
SHARE

POROSNEWS – Pekanbaru, – Penasihat Hukum Terdakwa Poniman Patar Pangasian SH, Alhendri, SH, MH, Ronlad Sihotang, SH, dan Gusdianto, SH menyatakan banding menyusul putusan Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru menolak keberatan (eksepsi) yang diajukan kuasa hukum Poniman, terdakwa kasus dugaan pemalsuan surat, Kamis (15/2/18).

Namun kendati banding, majelis hakim yang dipimpin Bambang Myanto SH tetap melanjutkan pemeriksaan saksi pada sidang mendatang.

Majelis Hakim dalam putusan selanya menyatakan, bahwa Majelis Hakim tidak merasa berwenang menilai apakah Berita Acara lama sebelum praperadilan itu boleh dijadikan dasar dakwan atau tidak. Oleh karena itu menurut Majelis dakwaan jaksa telah memenuhi syarat formil dan materil.

“Menolak eksepsi yang diajukan kuasa hukum terdakwa Poniman,”katanya.

Sementara kuasa hukum Poniman, Patar mengatakan, jika pihaknya tidak sependapat dengan putusan hakim.”Karena itu, kita menyatakan banding atas putusan sela ini,”sebutnya.

Patar mengatakan, bahwa dakwaan yang disusun jaksa berdasarkan berita acara sebelum praperadialan tanpa modifikasi atau pembaruan sama sekali itu tidak sah. Menurutnya, seharusnya jaksa membuat dakwaan yang baru berdasarkan dengan bukti-bukti yang baru atau yang diperbaharui, karena BAP para Saksi dan Berita Acara penyitaan yg dijadikan dasar dakwaan itu semuanya dibuat sebelum dan berdasarkan Sprindik serta Sprindik Lanjutan yg sudah dinyatakan tidak sah berdasarkan Putusan Praperadilan.

“Apa yang dibuat berdasarkan surat perintah (sprindik) yang tidak sah demi hukum kan tidak sah juga” kata Patar.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru Erik SH dalam dakwaannya menyebutkan, terdakwa melakukan pemalsuan penerbitan surat tanah, bersama tiga oknum lurah Kota Pekanbaru dan seorang pengacara (telah dihukum). Poniman didakwa turut serta melakukan perbuatan tindak pidana pemalsuan surat jual beli tanah di Kelurahan Lembah Sari, Rumbai Pesisir, tahun 2012 lalu.

Jaksa menjerat Poniman dengan pasal 263 KUHP. Sebelumnya, Poniman sempat dibebaskan karena eksepsinya diterima hakim. “Namun begitu keluar dari Rutan Sialang Bungkuk, dia kembali ditahan penyidik Polresta Pekanbaru dan diajukan kembali dengan surat dakwaan bertanggal baru akan tetapi dakwaan tersebut tidak didasari dari dua alat bukti baru atau dibaharui sesuai ketentuan dalam Peraturan Mahkamah Agung no. 4 /thn 2016 jo Putusan MK No. 42/ Thn 2017”, kata para Penasihat Hukum dalam eksepsinya. |TRS/PR

Lihat videonya: https://www.youtube.com/watch?v=fMspLoBQ39g&feature=youtu.be

Komentar Anda

LEAVE A REPLY